Geng Tril Tua Ikut Berdayakan Industri Lokal dan Kreatif di Daerah

1
Geng Tril Tua Ikut Berdayakan Industri Lokal
Salah satu kegiatan Geng Tril Tua di Arisan Tril Tua (ATT3) di Bandung tahun 2016 llau. Foto: Dok.NMC

NaikMotor – Geng Tril Tua atau GTT merupakan komunitas penggemar motor trail lawas dan modifikasi mengacu penampilan motor trail klasik. Dalam perkembangannya, Geng Tril Tua ikut berdayakan industri lokal dan kreatif di daerah.

Geng Tril Tua diinisiasi oleh Ricky Manggala, seorang penggemar motor klasik jenis trail termasuk olahraga dirtbike di Bali. Di tahun 2013 kecintaannya pada motor trail klasik mendorongnya untuk membuat sebuah media sebagai ajang komunikasi para penggemarnya dari berbagai daerah melalui Facebook.

Arisan-Tril-Tua-3-GTT-Oray-Tapa-Bandung_10
Ricky Manggala, inisiator GTT

Ricky memilih nama yang lebih familiar dan mudah diingat termasuk ejaan trail menjadi tril dengan nama Geng Tril Tua. Motto yang diusungnya yakni ‘memasyarakatkan tril tua dan men-triltuakan masyarakat’. Pertumbuhan grup di media sosial yang dirintisnya mendapat sambutan hangat dan tercatat lebih dari 20 ribuan menjadi anggotanya dan tersebar dari berbagai penjuru daerah termasuk luar negeri.

Tidak hanya sekadar lewat dunia maya, namun aktivitas GTT pun berlanjut di dunia sesungguhnya melalui aktivitas besar sebagai ajang silaturahmi dan gathering melalui Arisan Tril Tua (ATT). Arisan Tril Tua pertama dilaksanakan tahun 2014 di Bali, kemudian ATT 2 tahun 2015 di Yogyakarta, ATT 3 tahun 2016 di Bandung,  serta yang akan dipentas pekan depan yakni ATT  4 pada 14-15 Januari 2017 di Pantai Prigi, Trenggalek, Jawa Timur.

Arisan-Tril-Tua-3-GTT-Oray-Tapa-Bandung_2

“ Arisan Tril Tua itu diadakan melalui GTT dengan menunjuk suatu wilayah atau komunitas tril tua yang menarik wilayahnya, lalu membernya juga solid dan tentu saja mampu untuk menyelenggarakan event, “Danny Madong, salah satu admin GTT.

GTT saat ini menjadi payung bagi komunitas/klub ataupun perorangan pecinta tril tua di seluruh Indonesia seperti Yamaha DT, Kawasaki KE, Honda XL, Suzuki TS dan motor-motor modifikasi lainnya yang mengacu gaya dirtbike lawas.

Saat ini sudah banyak bertumbuh klub di berbagai wilayah kabupaten sampai dengan propinsi di seluruh Nusantara. Beberapa daerah yang memiliki perkumpulan antara lain Serang Geng Tril Tua , Vintage Enduro Jakarta Raya , Brother Cook Bogor (penghobi masak yang juga penggemar trail tua) , GTT Bandung, GTT Sukabumi, GTT Priangan Ttimur, Gettup (Geng Tril Tua Pangandaran) , GTT Ngapak Raya, Jogja Vintage Enduro, GTT Semarang, Solo Raya Vintage Trail, Tulungagung Vintage Enduro, Vintage Enduro Trenggalek, South Coast Vintage Enduro Pacitan, GTT Suroboyo , Bali Geng Tril Tua , Lampung Vinduro, Gerombolan Trilt Ta Lampung, Geng Tril Tua Oku Selatan, GTT Sulsel , GTT Papua Jaya dan masih banyak lagi.

Arisan-Tril-Tua-3-GTT-Oray-Tapa-Bandung_1

“ Yang dimaksud trail tua adalah motor yang berbasis asli trail ,trial atau motocross tua dan modifikasi gaya tril tua atau vintage enduro  mengacu pada tampilan motor trail maksimal era tahun  1990-an. Kalau modifikasi biasanya pakai kaki-kaki  trail, tangki, side cover, fender depan belakang, head lamp cover gaya tril tua tapi bukan motor bebek kecuali Honda CT dan Honda WIN basic Farm bike,” sebut Danny Madong.

Apa saja kegiatan yang dilakukan GTT untuk membernya? GTT juga ikut memberdayakan anggotanya dalam industri lokal dan kreatif. “ GTT  turut mengembangkan industri kreatif yang dibuat oleh membernya untuk pembuatan replika body part tril tua dan merchandise atau apparel. Di GTT juga ada divisi  GTT Merchandise & Apparel serta GTTpedia Weekend,” pungkasnya. (Arif/nm)

Arisan-Tril-Tua-3-Oray-Tapa-Bandung_2

1 COMMENT

LEAVE A REPLY