Arisan Tril Tua (ATT 3) Oray Tapa, Penghapus Dahaga Pemilik Trail Tua

1

Arisan-Tril-Tua-3-GTT-Oray-Tapa-Bandung
Ratusan penggemar motor trail tua yang tergabung dalam Geng Tril Tua menggelar acara Arisan Tril Tua (ATT) ketiga di kawasan Oray Tapa Bandung, (9-10/1/2016). Foto: Arif

Bandung (naikmotor) – Geng Tril Tua (GTT) kelompok penggemar motor trail tua atau berpenampilan tua, akhir pekan ini (9-10/1/2016) tengah mengadakan gathering di kawasan Oray Tapa Bandung bertajuk Arisan Tril Tua (ATT) ketiga.

GTT merupakan komunitas dirtbike yang lahir dari keguyuban mereka di facebook, di mana membernya sekarang sudah mencapai 12 ribuan tersebar hingga ke pelosok Tanah Air. Kelompok ini digagas 35 orang di Bali dan sekarang memiliki presiden, Ricky Manggala.

“Awalnya kita lahir dari keprihatinan makin maraknya motor-motor trail atau motocross impor. Sementara kita hobi mengoleksi motor-motor tua tahun 1960 hingga 1980-an mulai dari Yamaha DT, Suzuki TS, Honda XL hingga Kawasaki KE. Itu yang paling banyak dipunyai anggota,”buka Ricky Manggala saat ditemui di kawasan Oray Tapa, Mekarmanik, Bandung, Sabtu (9/1/2016).

Namun, pada perkembangannya mereka juga mengakomodasi para penggemar trail aliran retro bike yakni motor trail yang dimodifikasi dengan kit motor tua.” Dan fenomenan ini ternyata menimbulkan kreativitas dengan munculnya para pengrajin body kit untuk motor tua. Jadilah Geng Tril Tua atau GTT ini sekarang makin berkembang melalui dunia maya sampai kita mencetuskan Arisan Tril Tua (ATT) sebagai ajang tahunan resmi para anggota untuk silaturahmi,” beber Ricky.

Arisan-Tril-Tua-3-GTT-Oray-Tapa-Bandung_2

Setiap tahun kegiatan ATT terus diminati. Setelah diadakan pertama di Bali tahun 2014 dengan dihadiri 100 orang, kemudian ATT kedua di Jogjakarta oleh 650 off-roader, maka tahun ini Bandung menjadi tuan rumah dan ditargetkan bisa merangkul 800 off-roader.

Didukung Djarum Coklat, ATT di hari pertama langsung diserbu para off-roader yang datang dari mulai Papua hingga Medan. Kawasan Oray Tapa yang memang telah terkenal untuk medan olahraga luar ruang bermotor, menjadi pemuas dahaga pemilik trail tua.

Usai acara pembukaan, peserta dipersilakan mencicipi fun riding yakni melalui jalur off-road dengan diberikan alternatif rute untuk motor standar hingga jalur ekstrem. “Meski namanya arisan, bukan didefinisikan kumpulan seperti itu. Namun memang ajang kita silaturahmi, berkumpul berbagi pengalaman, ada fun race, bisa untuk kemping, ada juga coaching clinic oleh mantan crosser termasuk soal safety riding,” sebut Deni Ramdani, ketua penyelenggara ATT 3.

Jalur yang disediakan ternyata banyak membuat off-roader terpacu menggebernya, terlebih sudah dua ke belakang daerah ini tidak diguyur hujan. “Jalurnya top, enggak rugi datang jauh-jauh ke Bandung,” ujar salah satu off-roader dari Wonosari.

Nah, sore hari kemarin, kawasan ini disiram hujan, dan itu bisa menjadi berkah atau masalah bagi mereka yang doyan berurusan dengan tanah bersama trail tuanya karena di hari Minggu ada event fun race. Eits, tapi jangan khawatir, bila ada yang terkena masalah, panitia sudah menyiapkan tim evakuasi termasuk soal kesiapan spare part bila di tengah trek mengalami musibah. (Arif/nm)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*