Bos Honda Buka Kebohongan Ducati soal Pelarangan Winglet di MotoGP

2
98
Winglet di MotoGP
Salah satu model winglet yang digunakan di motor Ducati tahun ini. Foto: Cycleworld

NaikMotor – Polemik soal larangan penggunaan winglet di MotoGP masih saja panas. Kali ini, Wakil Presiden Honda Racing Corporation (HRC), Shuhei Nakamoto, berbicara blak-blakan soal arogansi bos Ducati Gigi Dal’llgna yang tidak mau berkompromi dalam urusan pengembangan winglet.

Ducati menjadi pihak yang terus menentang keputusan pelarangan winglet di MotoGP. Bahkan, beberapa waktu lalu, Gigi sempat sesumbar bahwa Honda melakukan intervensi.

Hal itu sontak dibantah tim berlogo sayap mengepak. Akhirnya, Nakamoto menceritakan apa yang terjadi dibalik pembuatan larangan tersebut.

“Tidak ada pemakaian winglet mulai 2017 itu karena Ducati sendiri. Mereka menuduh Honda berada di balik keputusan pelarangan. Dikatakan kami menyuarakan penolakan (winglet), untuk menghilangkan kelebihan aerodinamis Ducati. Itu merupakan sebuah kebohongan,” tegas Nakamoto.

Nakamoto mengungkapkan, asosiasi manufaktur, MSMA, telah memberi mandat kepada tim pabrikan melakukan tes untuk mencari jalan keluar soal keamanan winglet. Namun, Ducati tidak mengindahkannya.

“Semua (tim) pabrikan Jepang setuju, pun begitu dengan Aprilia. Tapi Ducati tidak mau mendiskusikan persoalan tersebut. Itu lah cara mereka,” cerita Nakamoto.

Pria berusia 59 tahun juga menyinggung pernyataan Gigi, yang menyebut pelarangan winglet akan menghambat pengembangan teknologi sepeda motor massal.

“Apakah itu benar (larangan winglet) mengganggu pengembangan motor jalanan di masa depan? Atau ada yang tahu Ducati memiliki motor jalanan dengan winglet?” sindir Nakamoto.

Ducati pun menjadi salah satu tim yang meminta penggunaan 22 liter bahan bakar, dari 20 liter yang digunakan saat ini. Tim Merah juga mempersoalkan perangkat elektronik tahun ini.

“Konsumsi bahan bakar dan manajemen elektronik, itulah dua hal yang hasilnya dipengaruhi kerja penggunanya,” beber Nakamoto. (Yudistira/nm)

 

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

*