Dua Kali Menang di Qatar, Sam Lowes Tak Sabar ke Portugal

0
13
Sam Lowes
Sam Lowes sukses memimpin di dua GP Qatar berturut-turut. Foto: Marc VDS

NaikMotor – Sam Lowes menguasai podium di Qatar selama dua kali berturut-turut. Berkat prestasinya, Lowes menjadi pembalap Inggris pertama yang memenangkan dua balapan pertama musim ini di kategori menengah. 

Pembalap berusia 30 tahun ini muncul sebagai pemenang Moto2 Qatar pada GP Barwa 28 Maret dan GP Doha yang berlangsung 4 April kemarin. Lowes pun membukukan kecepatan kemenangan yang luar biasa, yaitu dengan mencatat rekor waktu balapan baru untuk kelas Moto2 39’52.702 dan lebih cepat 10 detik dibanding balapan minggu sebelumnya.

Kembali memulai balapan dari posisi terdepan, Lowes yang berada dalam naungan Elf Marc VDS Racing Team menghadapi tekanan kuat dari Remy Gardner (Red Bull KTM Ajo) hingga paruh kedua balapan. Meski keunggulannya tidak melebihi 0,483, Lowes tetap tenang dan mencatat waktu tercepat balapan 1’58,954 pada lap terakhir dan menang dengan selisih 0,190 detik.

Kejayaan Sam Lowes di Qatar membuatnya menjadi pembalap pertama dalam sejarah Moto2 yang menjuarai dua balapan pembuka dari posisi terdepan. Lebih kerennya lagi, ia menjadi pembalap Inggris pertama yang memenangkan dua balapan pertama musim ini di kategori menengah sejak Mike Hailwood melakukannya di tahun 1966.

“Saya pikir kami menyimpan yang terbaik untuk yang terakhir,” ujarnya.

“Kami memiliki tiga minggu di sini di gurun dengan kondisi yang sangat berubah-ubah. Itu pasti tidak mudah. Tapi saya pikir kami menyimpan yang terbaik untuk yang terakhir!”

“Itu adalah kecepatan balapan yang sangat cepat, tercepat yang kami miliki di Qatar di Moto2. Saya sangat senang dengan cara saya mendekati dua balapan ini. Saya merasa diri saya telah meningkat dan bisa lebih santai dalam balapan. Saya tahu ini baru permulaan tahun, tapi ini awal yang sangat bagus,” ungkap Lowes.

“Memiliki seseorang di belakang saya yang berlomba dan tidak membuat kesalahan adalah sangat penting dan itu akan memberi saya kepercayaan diri yang besar. Ketika saya menang tahun lalu dan minggu lalu, saya memiliki jarak yang lebih besar jadi ini sedikit berbeda dan saya berhasil dengan baik dan merasa sangat nyaman.”

“Saya menantikan untuk pergi ke Portugal dan bisa pergi ke sana dengan dua tangan kali ini! Tahun lalu bukan itu masalahnya. Kami mengalami beberapa minggu yang luar biasa,” imbuhnya. (Litha/Prob/NM) 

LEAVE A REPLY

*