Tenaga Ahli dari Sekolah Kejuruan Siap Kerja Menjadi Program Yamaha

0
206
tenaga ahli dari sekolah kejuruan siap kerja
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mendukung program pemerintah melakukan pendidikan vokasi industri untuk membangun link and match antara SMK dengan industri. Foto: Yamaha

NaikMotor – Bekerjasama dengan Kementrian Perindustrian, Yamaha mendukung program pendidikan vokasi dalam menyiapkan tenaga ahli dari sekolah kejuruan siap kerja dan berdaya saing global. Dukungan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dilakukan bersama 7 SMK binaan Yamaha.

Peresmian program vokasi ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo di Kawasan GIIC, Sukamahi, Cikarang, Jawa Barat (27/7/2017). Penandatanganan kerjasama dengan pihak Yamaha yang diwakili oleh Teddy Cahyadi Yacob selaku Direktur Produksi PT YIMM.

Penandatangan kerjasama tersebut berisi tentang penyelarasan kurikulum, bantuan sarana prasarana, penyediaan praktik kerja dan sertifikasi. Selain itu, Yamaha juga memberikan donasi unit sepeda motor untuk tujuh SMK binaan Yamaha tersebut.

”Yamaha peduli dengan perkembangan dunia pendidikan tentunya dan bersama-sama pemerintah mengemban misi Link & Match dengan tujuan supaya SMK dapat mengikuti perkembangan teknologi yang ada di industri saat ini,” tegas M. Abidin, GM After Sales & Public Relation PT YIMM.

Tujuh SMK binaan Yamaha di Jawa Barat tersebut adalah, SMK Muhammadiyah Lemah Abang Cirebon, SMK Pertiwi Kuningan, SMK Bina Karya 2 Karawang, SMK Bhakti Nusantara Sumedang, SMK Negeri 2 Bekasi, SMK Nasional Depok, dan SMK Negeri 1 Cikarang.

Program kerjasama pendidikan vokasi yang digencarkan pemerintah diklaim telah dilakukan Yamaha Indonesia sejak 2003. Selama 14 tahun sejak kurun waktu tersebut, Yamaha telah bekerjasama dengan sebanyak 691 SMK di seluruh Indonesia untuk menyiapkan tenaga ahli dari sekolah kejuruan siap kerja.

Wujud dukungan Yamaha yang diberikan kepada SMK yaitu membangun ruang praktik dan teori, pemberian informasi teknologi yang paling update dan donasi unit motor serta mesin kepada SMK. Dimana pembangunan ruang praktek dan teori akan sangat membantu para siswa.

Yamaha juga turut memberikan pengetahuan terbaru berupa kurikulum berstandar Yamaha Technical Academy (YTA). Diharapkan, update teknologi terbaru akan dapat meningkatkan bobot pelajaran, sehingga lulusan SMK punya pengetahuan yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Perkembangan dunia industri otomotif khususnya sepeda motor tumbuh pesat, sehingga perlu adanya penyelarasan pengetahuan antara SMK dengan industri itu sendiri. Yamaha akan selalu konsisten mendukung perkembangan dunia pendidikan khususnya SMK,” pungkas M. Abidin.(Rls/NM)

LEAVE A REPLY

*