Menjadikan Indonesia Destinasi Wisata Bermotor, Salah Satu Misi HDCI

0
destinasi wisata bermotor
Salah satu kegiatan HDCI yakni Wing Day berpotensi menjadi daya tarik wisatawan asing. Foto: Dok.NMC

NaikMotor – Salah satu program yang akan menjadi fokus Pengurus Pusat HDCI adalah menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata bermotor dalam rangka meningkatkan promosi pariwisata Indoneia di dunia.

Sekretaris Jenderal HDCI Pusat Jefrey Eugene mengatakan,pihaknya ingin menarik banyak wisatawan atau motoris asing untuk menikmati keindahan alam Indonesia.” Sekarang ini kan trend-nya kita pergi touring ke luar negeri, nah kita mau nanti justru orang-orang dari luar menjadikan Indonesia sebagai destinasi wisata. Saya lihat Phuket Bike Week bisa ramai dikunjungi ribuan orang asing, kenapa kita enggak bisa melakukannya di sini. Kita punya potensi pariwisata lebih baik,” ujarnya.

Diakui Jefrey memang tidak mudah untuk mewujudkan hal tersebut karena berkaitan dengan kebijakan pemerintah khususnya di bea cukai.” Kendala kita salah satunya di bea cukai, karena biasanya suit sekali motor keluar masuk ke Indonesia. Saat Ketua Umum (Nanan Soekarna) menjabat di IMI, sudah menerbitkan Carnet untuk memudahkan proses ini. Hal Ini yang akan kita tekankan kepada pemerintah dalam upaya meningkatkan wisata melalui kegiatan bermotor,” papar Jefrey.

Beberapa Pengda atau Pengcab  telah memiliki kegiatan rutin yang bisa menjadi daya tarik pemotor luar bisa hadir di Indonesia seperti Celebes Tour di Sulawesi, Pahlawan Tour Surabaya, Sumatera Bike Week dan beberapa lagi termasuk Jawara Ride yang akan dipentas HDCI Cilegon di Pantai Anyer, 14-16 Oktober 2016.”Kita juga punya Wing Day, acara lima tahunan yang biasanya melibatkan motor-motor H-D tua. Ini kan daya tarik yang mesti kita kelola,” ujarnya saat berbincang dengan Forum Wartawan Otomotif (Forwot), Jumat (30/9/2016) di Sekretariat HDCI Pusat.

Berkaitan dengan sisi eksklusivitas yang selalu menempel pada klub moge, Jefrey menambahkan bahwa HDCI kini akan menerapkan pola inklusif atau keterbukaan dan horizontal atau kesetaraan. “ Kita selalu terbuka dengan klub-klub motor kecil lainnya dalam setiap kegiatan dan sudah beberapa kali melibatkan mereka di acara yang kita adakan,” tukasnya.

Menurutnya, perlu dukungan semua pihak untuk bisa menjadikan hobi ini bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah.” Kami senang bisa bertemu Forwot yang tentunya bisa ikut menyampaikan informasi kegiatan kita dan menjalin kerjasama dengan program-program kita ke depan,” pungkasnya. (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here