Mantap, Ban IRC Fasti Tangguh di Balapan Siang dan Malam

0
153
Ban IRC Fasti

Ban IRC Fasti
Fitriansyah Kete membawa keunggulan motor Yamaha dan juga performa ban IRC Fasti 1 di Sidrap Prix Night Race 2016 Seri 2. Foto: Didit

NaikMotor- Ban IRC Fasti melanjutkan performanya dengan mengantarkan para juara memuncaki podium Sidrap Prix Night Race 2016 seri 2 di Sirkuit RMS, Puncak Mario Sidrap akhir pekan lalu, (30-31/7/2016).

Setelah berjaya di Motoprix Wonosari Jogja seri 3, kemudian dilanjutkan dengan kampiun Yamaha Bahtera di Yamaha Cup Race Purwokerto, mengantarkan Ivon Nanda sebagai juara Motoprix Sumatera dan juga unggul di Honda Dream Cup melalui Sidrap MPM Honda KYT Nissin IRC Trijaya, maka ban IRC Fasti juga mendominasi di Sidrap Prix Night Race.

Bila biasanya jagoan di trek siang hari, kali ini ban IRC Fasti digeber di suhu dingin pada malam hari. Dan hasilnya, dua juara di kelas bergengsi sepenuhnya dikuasai pengguna ban balap IRC Fasti.

Fitriansyah Kete pembalap dari tim Korwil IMI Supiori Babes Wafur RT Papua yang menggunakan ban IRC Fasti1 (slick) mampu juara di dua race SPNR1 (Bebek 150cc Tune up) dan juara di race 2 SPNR2 (Bebek 125cc Tune up).

Sedangkan di race pertama SPNR2, Awhin Sanjaya, pembalap tim Sidrap MPM Honda KYT Nissin IRC Trijaya menjadi juara yang juga menggunakan ban IRC Fasti1.

Menurut Dodiyanto Marketing & Product Development PT. Gajah Tunggal Tbk performa ban IRC Fasti 1 memang dirancang untuk performa dan daya tahan tangguh di segala suhu.

“Kita punya fasilitas lengkap untuk pengujian hingga suhu ekstrem di Proving Ground di Karawang. Apalagi IRC Fasti yang memang dirancang untuk performa tigggi di balapan di mana suhu udara di Indonesia berbeda-beda. Dan yang pasti material kevlar juga berpengaruh untuk daya tahannya,” sebut Dodi sumringah.

Fitriansyah Kete yang baru pertama kali turun balap malam hari di Sidrap menggeber motor Yamaha MX King 150 dan Jupiter Z1 akhirnya menjadi juara umum  di kelas SPNR1 dan SPNR2.(Arif/nm)

LEAVE A REPLY

*