Memasuki Musim Hujan, Lima Komponen Motor ini Rentan Rusak

0
125
Komponen Motor Rentan Rusak
Motor melaju saat kondisi hujan. Foto: AstraMotor

NaikMotor – Pengendara sepeda motor wajib meningkatkan perhatiannya pada sejumlah komponen saat memasuki musim hujan. Pasalnya ada komponen motor yang rentan rusak saat terkena air hujan.

Seperti kita ketahui bahwa hampir sebagian besar komponen sepeda motor terbuat dari bahan logam. Apabila terkena air hujan, komponen-komponen tersebut bisa mengalami disfungsi akibat karatan.

Service Advisor Harapan Motor Juanda Depok, Wawan Sutawijaya, memberikan penjelasan mengenai lima komponen motor yang rentan rusak saat terkena air hujan. Berikut ulasannya

1. Rantai dan Gear
Rantai dan gear motor merupakan dua komponen yang memiliki pelumas. Apabila terkena air hujan, pelumas komponen ini akan hilang dan menyebabkan rantai dan gear kering dan berkarat.

“Saat musim hujan, rantai dan gear harus sering diberikan pelumas. Pengendara harus sering mengecek kondisi rantai agar tetap berfungsi optimal,” kata Wawan kepada NaikMotor, Kamis (21/1/2021).

2. Mesin
Di musim hujan, pengendara harus mengecek kondisi mesin motor, terlebih saat melewati jalanan banjir. Oli gear dan oli mesin perlu diperiksa saat menerabas genangan air, khususnya bagi pemilik motor matic.

Continuously Variable Transmission (CVT) pada motor matic harus segera dibersihkan setelah melewati jalan banjir. Grease Pulley Secondary dan Primary perlu diganti baru untuk menghindari kerusakan akibat terkena air.

Wawan menyarankan untuk sebisa mungkin tidak melintasi jalur banjir yang tingginya melebihi sepertiga tinggi motor. Jika nekat menerobos, itu bisa berpotensi membuat motor mogok.

“Mesin motor bisa overheat karena pasir-pasir yang ada digenangan akan menempel di mesin. Motor matic langsung cek kondisi selang indikator pada di bagian bawah cover CVT,” jelasnya.

3. Bearing Roda
Bearing roda berfungsi untuk mengurangi gesekan dan membuat roda berputar dengan baik. Jadi saat berkendara di musim hujan, pengendara perlu memperhatikan kondisi komponen ini, jangan sampai air hujan masuk ke dalam bearing roda.

Oli seal pada bearing roda harus diperiksa kondisinya. Apabila sudah tidak bagus, segera diganti agar tidak mengganggu fungsinya. Apabila komponen ini bermasalah, maka akan mempengaruhi kelancaran rotasi roda.

4. Kampas Rem
Saat digunakan ketika musim hujan, kondisi kampas rem motor cenderung lebih mudah kotor. Jika pernah mendengar kampas rem bunyi berdecit saat berkendara di musim hujan, itu dikarenakan kampas rem kotor yang menyebabkan pergesekan antara kampas dengan piringan cakram.

Apabila hal tersebut sudah terjadi, segera bersihkan kampas rem. Apabila dibiarkan, itu akan merusak piringan cakram yang berakibat mengurangi daya cengkeraman rem motor.

5. Sistem Kelistrikan Motor
Sistem kelistrikan motor seperti lectronic Control Unit (ECU), coil rectifier & regulator memang sudah didesain untuk kedap air. Namun tidak menutup kemungkinan bagian tersebut bisa rusak akibat terkena air hujan.

Untuk menghindari kerusakan pada bagian kelistrikan, Wawan mengatakan perlu memperhatikan socket sambungan pada tiap instalasi.

“Socket antar instalasi wajib dilakukan perawatan saat musim hujan seperti sekarang. Jangan sampai bagian itu terkena air, karena bakal timbul korsleting,” ucapnya. (Dicky/Prob/NM)

LEAVE A REPLY

*