Mencuci Sepeda Motor yang Baik dan Benar, Jangan Semprot Bagian ini

0
73
Mencuci Sepeda Motor Yang Baik dan Benar, Jangan Semprot Bagian ini
Mencuci sepeda motor bisa dilkaukan siapapun meski tetap ada batasannya. Foto: istimewa

NaikMotor – Di musim hujan, sepeda motor bakal sering kotor. Sehingga mencuci sepeda motor bakal jadi kegiatan rutin.

Kegiatan mencuci sepeda motor menjadi bagian perawatan yang bisa dilakukan pemiliknya. Mencuci juga bisa mencegah kerusakan motor, paling tidak bagian bodi menjadi bersih.

Tetapi meski terlihat mudah, mencuci motor juga perlu langkah tepat agar tidak malah membuat kerusakan. Berikut poin-poin pentingnya:

1. Sebelum mencuci sepeda motor, pastikan terlebih dahulu mesin sudah dalam keadaan kondisi suhu dingin. Karena bagian logam pada komponen motor yang masih panas, jika bersentuhan dengan air dingin akan terjadi penyusutan paksa, sementara bagian dalam mesin masih memuai.

2. Ketika mesin sudah dalam keadaan dingin, bilas terlebih dahulu semua permukaan sepeda motor dengan air bersih sampai kotoran yang menempel pada bagian bodi sepeda motor hilang. Guyur kotoran yang menempel di bagian panel bodi hingga t terlepas karena dapat merusak lapisan cat.
3. Cuci kendaraan dengan cairan sabun khusus berbahan cair. Perlu berhati-hati jika menggunakan bahan kimia saat mencuci seperti halnya detergen bubuk atau sejenisnya, karena dapat merusak dan memudarkan warna pada lapisan cat bodi sepeda motor. Selain itu, gunakan spons halus ketika mencuci sepeda motor agar tidak merusak permukaan cat bodi sepeda motor.
4. Disarankan saat mencuci sepeda motor tidak menggunakan air bertekanan tinggi, dikarenakan dapat menganggu dan merusak bagian-bagian komponen berikut :
a. Radiator, bagian pada sirip-sirip radiator sangat sensitif terhadap benturan dengan benda lainnya sehingga tidak disarankan menggunakan air bertekanan tinggi.
b. Rantai Roda, jika dibersihkan dengan air bertekanan tinggi, pelumas yang tersimpan pada bagian dalam roller rantai bisa keluar sehingga bagian dalam rantai menjadi cepat rusak.
c. Panel speedometer, kunci kontak, lampu-lampu atau komponen sistem kelistrikan juga sangat sensitif terhadap air bertekanan tinggi, karena air bisa masuk dan menganggu fungsi kerja komponen tersebut.
d. Kemudian perhatikan juga lubang box elemen cleaner jangan sampai kemasukan air saat dicuci.
5. Usai membersihkan cover body yang dilapisi dengan cat, dilanjutkan ke bagian-bagian bawah antara lain suspensi, roda, dan area bawah mesin.
6. Hindari masuknya air ke dalam knalpot agar tidak terjadi karat sehingga akan mempengaruhi performa sepeda motor.
7. Setelah semua bagian dicuci sampai bersih, bilas seluruh permukaan sepeda motor menggunakan air bersih sampai kotoran dan sisa sabun terbilas oleh air Selanjutnya, keringkan semua permukaan sepeda motor dengan menggunakan Kanebo yang lembut dan bersih.
8. Berikan pelumas pada bagian komponen sepeda motor yang membutuhkan pelumasan di antaranya pada bagian rantai roda dan pivot standar samping menggunakan cairan khusus seperti AHM Chain Lube 70 ML.
9. Jika diperlukan, lapisi cover body menggunakan wax untuk melindungi cat dan warna bodi sepeda motor agar tetap mengkilap.
10. Hidupkan sepeda motor untuk memeriksa semua fungsi komponen sepeda motornya berjalan dan berfungsi dengan baik.
11. “Jangan lupa, simpan sepeda motor di tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari secara langsung,” seperti yang disebutkan Ade Rohman, selaku Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM). (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*