Wahana: Mulai dari Helm Hingga Rem, ini Beberapa Kesalahan saat Berkendara

0
28
kesalahan pemotor
Pemotor rupanya kerap melakukan kesalahan "sepele" ini, padahal bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

NaikMotor – Beberapa hal yang terlihat sepele rupanya bisa berakibat fatal pada keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya. Oleh sebab itu, yuk, kita pahami beberapa kesalahan umum yang secara sadar-tidak sadar dilakukan pemotor. 

Hal yang terkesan sepele, seperti mematuhi peraturan lalu lintas, melawan arus, dan mengenakan helm, masih sering ditemui di jalan. Padahal, kesalahan tersebut bisa berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain.

Berikut ini beberapa contoh kesalahan kecil yang berisiko namun sering tidak disadari oleh pemotor menurut Wahana Honda:

  • Meletakkan Jari di Tuas Rem

Kebiasaan satu ini mungkin dilakukan beberapa Motoris, padahal menaruh jari di tuas rem yang dimaksudkan untuk stand by saat ada situasi yang dikhususkan untuk rem mendadak ini tidak dibenarkan.

Saat jari di tuas rem, dikhawatirkan pengendara tidak fokus dan kaget, sehingga reflek menekan tuas rek secara mendadak dan bisa mengakibatkan motor selip dan jatuh. Akibatnya juga fatal bagi kendaraan di belakang yang kaget, bahkan bisa menimbulkan kecelakaan beruntun.

  • Helm tidak berbunyi “klik”

Helm harus digunakan dengan benar, sampai pengaitnya berbunyi klik alias terkunci dengan sempurna. Helm sendiri adalah pelindung utama kepala yang merupakan salah satu bagian vital tubuh. Jika helm tidak dikenakan dengan benar, helm bisa terlempar saat kita jatuh, dan dampaknya tentu sangat fatal.

Sebaiknya juga pastikan untuk mengenakan helm berstandar SNI yang sudah terjamin kekuatan dan uji coba kualitasnya.

  • Fungsi spion terabaikan

Spion yang tidak terpasang dengan benar ini cukup sering ditemui di jalan. Padahal spion sendiri berfungsi untuk melihat kondisi jalan di sisi kiri maupun kanan belakang kita, lho. Part penting yang sering disepelekan ini berperan besar agar kita bisa melihat kendaraan yang melaju di belakang dan agar kita lebih berhati-hati.

  • Membawa barang terlalu banyak

Membawa terlalu banyak barang atau membawa barang berukuran besar sangat berisiko membahayakan keselamatan, karena keseimbangan berkendara jadi terganggu, terlebih lagi saat NaikMotor dalam kecepatan tinggi.

Dikhawatirkan pemotor jadi sulit bermanuver atau berbelok untuk menghindari hal-hal yang berpotensi membahayakan diri kita di jalan raya.

Itu tadi beberapa hal “sepele” yang rupanya cukup penting dalam melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya saat NaikMotor. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, keselamatan diri bisa ditingkatkan dan meminimalisir kecerobohan di jalan raya yang bisa berakibat fatal dan menimpa siapa saja. (Litha/Prob/NM) 

LEAVE A REPLY

*