Wahana: Kenali Kode dan Jenis Ban Motor Sebelum Beli Baru

0
2963
Kode dan Jenis Ban
Pahami kode dan jenis ban sebelum membeli ban baru dengan menyimak tips dari Wahana di bawah ini. Foto: Wahana

NaikMotor – Wahana memberikan informasi mengenai cara mengenali kode dan jenis ban sebelum membeli ban baru agar tidak salah pilih dan malah merugi, karena setiap ban dibuat dengan kode tertentu yang memiliki arti khusus. 

Setiap ban memiliki kode-kode khusus yang terpampang di salah satu sisinya. Misal, kode ban 180 / 50R – 17 M / TL. Nomor 180 berarti lebar tapak ban dalam milimeter (mm), sedangkan 50 artinya tinggi atau ketebalan sisi ban yang diukur dari lebar tapak. Huruf R sendiri artinya adalah kode konstruksi ban yang menandakan berjenis radial. Angka 17 memiliki artian sebagai diameter ring velg ban yang digunakan, dan M adalah batas aman kecepatan maksimal yang bisa ditempuh jika memakai ban tersebut (130 km/jam). Kalau TL, artinya adalah TubeLess.

Kode pada Sidewall Ban
Kode pada sidewall ban ukuran metric pada skuter matik. Foto: afid

Terkadang, ada kode lainnya yang tersemat di sisi ban, misalnya seperti R 41 P, R = radial dan P adalah kode batas kecepatan maksimal 150 km/jam, lalu 41 berarti kode tekanan angin dalam ban saat kondisi dingin.

Jika Motoris melihat kode 4 angka di sisi ban, arti kode tersebut adalah kode produksi dari ban yang bersangkutan. Contoh, 2615 yang maksudnya adalah 26 berarti minggu dan 15 adalah tahun, jadi minggu ke-26 di tahun 2015.

Selain kode ban, Motoris juga wajib mengetahui perbedaan jenis ban. Secara umum, ada 4 jenis ban, yaitu daily, touring, extrem, dan competition.

Ban daily yang terbuat dari material hard compound atau karet keras cocok digunakan sehari-hari. Ban ini cocok dipakai di medan aspal basah maupun kering. Lalu ada juga ban khusus touring, biasanya terbuat dari material medium compound dan grip-nya cukup bagus.

Selanjutnya, ada jenis ban extreme yang bisa digunakan di berbagai medan dengan garis tapak lebar dan tebal. Rata-rata ban jenis ini menggunakan material karet keras dan dipakai di motor trail. Sedangkan ban jenis competition biasanya menggunakan material soft compound dan dipakai di medan area tanah. (Litha/Prob/NM) 

LEAVE A REPLY

*