NaikMotor – Adian Napitupulu ajak modifikator bersatu untuk meminta Pemerintah mengubah regulasi yang menghambat kreativitas para modifikator.
Industri modifikasi di Indonesia seperti jalan di tempat. Meski banyak modifikator yang hasilnya karyanya tidak kalah dengan modifikator luar negeri, namun dukungan dari Pemerintah terlihat kurang maksimal. Bahkan cenderung menghambat kreativitas modifikator.
Adian Napitupulu, aktivis reformasi 1998 yang juga punya hobi modifikasi sepeda motor mengungkapkan bahwasanya hasil karya modifikator Indonesia tidak kalah hasilnya dengan modifikator luar negeri.
“Modifikator Indonesia itu hebat-hebat, karyanya sudah terbukti baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Namun sayangnya dari pihak Pemerintah kurang memperhatikan kreativitas modifikator, bahkan cenderung mengabaikan,” terang Adian Napitupulu saat kami temui di kediamannya.
Adian Napitupulu ajak modifikator bisa bersatu dan menyuarakan aspirasi mereka mengenai regulasi modifikasi kendaraan ke pihak Pemerintah.
“Para modifikator di Indonesia harus bersatu, jangan mengkotak-kotakkan berdasarkan merek atau kapasitas mesin. Misalnya bengkel modifikator motor Eropa tak mau ngumpul sama modifikator motor Jepang. Bagaimana bisa mengubah regulasi jika para pelakunya tidak bersatu. Kalau perlu kita ajak lima ribu modifikator untuk datang ke istana, minta Presiden untuk mengubah regulasi yang menghambat kreatvfitas modifikator,” pungkasnya. (Daus/Prob/NM).