Biar Kinerja Terjaga, ini Cara Merawat Sendiri Skuter Listrik  

0
89
Cara Merawat Skuter Listrik
Foto: Melotronic

NaikMotor – Di tengah menjamurnya kendaraan elektronik seperti skuter listrik, tentu dibutuhkan pula informasi mengenai cara merawat kendaraan tersebut agar tetap bekerja optimal. 

Kendaraan ramah lingkungan berbasis teknologi terbaru seperti skuter listrik sedang meraih perhatian banyak orang belakangan ini. Melotronic sebagai distributor kendaraan elektronik pun sering memberikan informasi dan tips-tips mengenai hal tersebut.

Kali ini, Naik Motor akan membahas cara merawat skuter listrik di rumah ala Melotronic untuk mengisi waktu luang agar tetap produktif. Ini dia beberapa cara untuk menjaga skuter listrikmu tetap fit dan berkinerja bagus:

  1. Pastikan temperatur terjaga sesuai anjurannya
    Temperatur atau suhu berperan penting dalam menentukan bagaimana arus listrik bekerja di objek apa pun. Meski baterai yang biasa digunakan di skuter, baterai lithium-ion, dilengkapi modul pengontrol suhu. Perlu diketahui, panas atau dingin yang ekstrem bisa membuat kinerja baterai menurun. Penelitian membuktikan bahwa menjaga baterai lithium dalam suhu bersahabat aan memperpanjang usia pakai baterai. Selain itu, hindari menyimpan skuter dalam ruangan yang panas.
  2. Pelajari dan pahami pengereman
    Melotronic menyarankan untuk membaca buku manual terlebih dahulu, karena skuter sendiri memiliki berbagai cara pengereman, mulai dari rem cakram, kaliper, hingga pengereman paksa. Baca dan ikuti panduan yang direkomendasikan. Kencangkan sistem kabel rem dan ganti bantalan rem atau disk yang aus. Pengereman sendiri sangat penting dalam urusan keamanan, sehingga baiknya harus diperhatikan secara teratur.

    Himo H1
    Himo H1, skuter listrik lipat, cuma 14,5 kg. Foto: Xiaomi Himo
  3. Merawat ban
    Sebagai salah satu komponen penting dalam keamanan berkendara, selalu pastikan ban dalam kondisi baik. Sebelum itu, jangan lupa cek buku manual untuk memahami sifat ban. Pantau dengan baik tekanan udaranya. Umumnya, jumlah udara yang dibutuhkan ban tertera di dinding ban. Jika sering dipompa, kemungkinan ban bocor juga semakin besar. Perawatan ban perlu dilakukan rutin setiap minggu.
  4. Lumasi bagian yang bergerak
    Komponen seperti roda, akselerator, rem, dan kabel rem memerlukan perawatan rutin. Biasanya, apa pun yang bergerak akan menyebabkan gesekan, jika bagian tersebut tidak dilumasi, maka bisa menyebabkan keausan. Melotronic kembali menekankan, jangan lupa melihat buku manual. Biasanya, skuter harus dilumasi sebulan sekali. Jika skuter digunakan setiap hari, bisa dipertimbangkan untuk melakukan pelumasan 2 kali sebulan. Baiknya, konsultasikan dengan teknisi yang lebih mengerti soal hal tersebut.
  5. Periksa kekencangan pengikat seperti baut dan sekrup
    Bila skuter mengalami getaran saat digunakan, mungkin itu karena baut atau sekrupnya kurang kencang. Tidak perlu diperiksa setiap hari karena menurut Melotronic, ini jarang terjadi. Periksa saat ingin digunakan atau setidaknya seminggu sekali. Jika baut sering longgar, maka pengecekan harus lebih rutin.

    Lenovo M2
    Lenovo M2 skuter listrik dari pabrikan komputer. Foto: lenovo
  6. Pemilihan baterai
    Umumnya, produsen lebih suka menggunakan bateri lithium-ion yang berbobot ringan dan berkinerja tinggi dibandingkan baterai lead-acid. Periksa frekuensi pengisian baterai selama pemeliharaan. Gunakan pengisi daya yang direkomendasikan pihak pabrikan dan pelajari cara recharge dari buku panduan. Jika daya baterai cepat habis dan tidak bertahan lama, kemungkinan besar baterainya rusak dan harus diganti dengan yang baru.
  7. Monitor performa sebelum berkendara
    Lakukan pemeriksaan menyeluruh berdasarkan kombinasi poin-poin di atas karena hal tidak terduga bisa terjadi kapan saja. Alangkah baiknya jika memiliki stock spareparts di rumah dan pengetahuan tentang cara melakukan perbaikan pada skuter. Pastikan skuter yang dibeli lengkap dengan buku manualnya.(Litha/Prob/NM) 

LEAVE A REPLY

*