Karena Pandemi, Marquez Minta Kontrak Pembalap Ditunda Setahun

0
55
ducati marquez
Marc dan Alex Marquez. Foto: Litha

NaikMotor – Nasib balapan musim ini belum pasti akibat pandemi Covid-19. Marc Marquez sarankan kontrak para pembalap MotoGP ditunda atau dibekukan sampai 2021 seperti halnya yang berlaku pada mesin dan aerobody.

Marquez termasuk pembalap yang beruntung karena sudah menandatangani kontrak selama 4 tahun bersama HRC, sedangkan pembalap lainnya masih ada yang nasibnya terombang-ambing belum menentu di saat pandemi seperti saat ini dan di tengah penundaan kalender musim 2020.

Dilansir dari situs Crash, pembalap Spanyol itu menyarankan agar MotoGP mempertimbangkan pembekuan kontrak Pembalap saat ini hingga akhir 2021 seperti yang sudah diberlakukan pada desain mesin dan pembaruan aerodinamis.

“Situasinya sulit. Dalam kasus saya, saya sudah memperbarui (kontrak) selama 4 tahun dengan Honda,” ucap Marquez yang dikutip oleh Marca. “Tetapi memang benar bahwa ada banyak yang belum menandatangani kontrak, termasuk saudara laki-laki saya (Alex), yang semuanya ingin menunjukan bahwa mereka pantas mendapat tempat di MotoGP, Moto2, atau Moto3.”

Marquez beralasan, “Mungkin tim harus memiliki pertimbangan yang sedikit lebih terbuka, seperti yang sudah dilakukan yaitu pembekuan sepeda motor dari 2020 sampai 2021.”

“Saya pikir ini adalah langkah bijak karena anggaran tim juga akan terpengaruh oleh virus ini. Dengan kontrak pengendara, kenapa tidak melakukan hal yang mirip? Bekukan (kontrak) dan seakan tahun ini tidak terjadi,” ujarnya.

Kakak dari Alex Marquez ini juga mengatakan bahwa hal-hal yang dia suarakan bukan berada dalam hak atau kapasitasnya, ia tenang karena sudah terikat dengan tim, tetapi ia juga menyampaikan bahwa ia masih ingin balapan karena balapan akan menunjukan nilai dan level seseorang.

Sementara Alex Marquez berharap untuk mendapat kesempatan demi membuktikan bahwa dia layak dan patut diperhitungkan sehingga bisa mendapat perpanjangan kontrak. “Yang saya inginkan adalah balapan dan memenangkan pembaruan (kontrak) melalui hasil saya, bukan pembaruan tanpa balapan,” ujarnya. “Itu bisa saja terjadi, tapi mudah-mudahan tidak. Semoga kita akan balapan banyak tahun ini.”

“Mengapa tidak ada balapan di malam tahun baru? Saya harap ada balapan dan saya bisa mendapatkan pembaruan di track. Saya harus menunjukkan bahwa saya layak berada di tempat itu. Melakukan hasil yang baik adalah satu-satunya aset untuk bisa perbarui kontrak untuk Repsol Honda,” tutur pemuda berusia 24 tahun tersebut.

Razlan Razali, Pimpinan Tim Petronas Yamaha menjadi orang pertama yang menyarankan jika tidak ada balap musim ini, maka kontrak 2020 harus berlaku di 2021.

Saat ini hanya ada 5 pembalap yang memiliki kontrak untuk tahun 2021, mereka adalah Marquez, Maverick Vinales, Alex Rins, Fabio Quartararo (pindah tim), dan Tito Rabat. (Litha/Prob/NM) 

LEAVE A REPLY

*