Mordent Bali, Lebih dari Sekadar Produk Kreatif dengan 3 Konsep Dasar

0
52
Mordent Bali
Mordent MFG.co saat tampil di Custom Collaboration 2019. Foto: Wawa

NaikMotor – Di antara partisipan Custom Collaboration 2019 beberapa waktu lalu di Lippo Kemang, satu booth yang menyita perhatian adalah Mordent Mfg.co dari Bali. Produk lokal Mordent Bali tampil dengan konsep lebih dari dengan tiga karakter.

Custom Collaboration 2019 menjadi panggung kedua bagi brand Mordent Bali setelah ikut di event Custom War awal tahun ini. Maklum, produk karya tiga anak muda lintas latar belakang profesi ini baru lahir Agustus tahun lalu oleh Gus Eka Putra, Mamang dan Oka. Gus Eka dikenal sebagai seorang desainer, kemudian Oka dengan kemampuan di bidang arsitek serta Mamang yang berbasis ekonomi.

Apa makna di balik nama Mordent? “ Mordent berasal dari kata More Than atau lebih dari, ini menunjukan kita bukan sekadar produk biasa. Kita membawa konsep military, motorcycle dan workwear dalam produknya. Salah satu targetnya buat style para pengendara motor,” tukas Mamang. Ia menambahkan kalau dari event Custom War di Bali sebelumya yang menjadi debut Mordent, mendapat respons positif dari para penggiat custom culture di Indonesia untuk mengembangkan produk. “ Salah satunya dari Malaysia yang tertarik dengan produk kita. Kalau bicara pasar sih, sekarang masih banyak dari Jakarta, Bandung dan Jogja. Pemasaran kita juga masih mengandalkan online,” papar Mamang. Tdak hanya itu, pihaknya sudah menjajagi kolaborasi dengan Kedux Garage, salah satu builder ternama di Bali dalam pengembangan produknya seperti untuk tas di motor chopper.

Meski tergolong baru, namun sudah 3 issue produk yang sudah dirilis oleh Mordent Bali mulai jaket denim, celana carpenter workwear, dompet,sabuk, newspaper bag hingga tas helm. “Helmet bag dan tas untuk koran (newspaper bag) merupakan item produk kita yang cukup laris saat ini. Kita juga membawa desain vintage seperti half-zip sweatshirt yang terinspirasi dari baju-baju klasik sepertii H-D dan Indian,” lajutnya. Soal harga, Mordent menawarkan harga Rp 180 ribu untuk t-shirt, kemudian jaket  di kisaran Rp 400 ribuan serta tas mulai Rp 400 rb sampai 600 ribuan.

Soal keikutsertaan di Custom Collaboration 2019, Mamang mengatakan sangat bagus untuk promosi produk serta banyak ketemu para podusen lain serta membuka pasar lain. “Kita banyak mendapat masukan, kalau ikut evet-event seperti ini sangat penting untuk brand lokal. Target tahun ini terdekat kita akan buka toko sendiri karena banyak teman-teman menanyakan kalau ke Bali,” katanya. (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

*