Strategi Jonas Folger ke Marquez: Saya Membiarkannya Menang

1
Saya Membiarkannya Menang
Jonas Folger sengaja membiarkan Marc Marquez melesat sendirian di sisa 5 lap terakhir MotoGP Sachsenring, Jerman, karena ingin menghemat ban. Foto: Istimewa

NaikMotor – Demi merengkuh podium di kandang, strategi Jonas Folger adalah sengaja membiarkan Marc Marquez melesat sendirian di sisa 5 lap terakhir MotoGP Sachsenring, Jerman. Rookie MotoGP itu mengaku ingin menghemat ban, terlebih ia juga melakukan kesalahan  di lap ke-26 dengan melebar di T1.

“Saya mengikuti Marc dan Dani, dan saya melihat bahwa di sektor 3 saya sangat kuat. Saya melewati Dani dan Marc di sana. Saya bahkan sempat memimpin, yang mana saya tidak percaya itu terjadi, jadi ini saat sangat menyenangkan,” katanya.

Namun pengalaman tidak bohong. Ada alasan mengapa Marquez mendapat julukan The SachsenKing. Pada akhirnya saat ban mulai habis, strategi Jonas Folger adaah hanya membiarkan Marquez dan mencoba tetap berada di belakangnya tanpa didekati Pedrosa.

“Sejujurnya saya belajar banyak hal di belakangnya. Saya mencoba menyelamatkan ban, saya mencoba berbagai baris dan gaya membalap yang berbeda, namun pada akhirnya saya tidak yakin bahwa bisa tetap kompetitif di belakangnya,” imbuhnya.

“Saya lebih dari yakin akan mencoba menyerangnya di lap terakhir, tapi sayangnya saat hanya sisa 4 lap saya malah buat kesalahan. Marquez benar-benar melakukan late braking untuk memperbaiki lap time dan tertinggal lebih dari sedetik,” jelasnya.

“Baiklah, saya sudah mencoba semua yang saya bisa, jadi saya tinggal di posisi kedua dan membiarkannya menang. Itu adalah pengalaman hebat dan saya sangat menikmatinya dengan Marc dan Dani dan saya banyak belajar,” kata Folger merendah.

Di musim debutnya, Folger duet dengan Johann Zarco rekan setimnya yang juga banyak mendapat sorotan dari pers dan fans MotoGP. Folger mengatakan, ambisinya adalah menjadi pembalap Jerman terbaik yang pernah ada di kelas premier.

“Merupakan kehormatan bagi saya dapat membuat hasil ini, dan ini sudah lama sejak pembalap Jerman benar-benar tampil bagus di MotoGP. Saya punya satu misi dan itu untuk menjadi pembalap Jerman terbaik di MotoGP,” pungkasnya.(Agl/NM)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*