IOX Ultimate Celebes 2017: Ekspedisi Ekstrem 15 Hari Membelah 3 Propinsi

1
IOX Ultimate Celebes 2017
Official IOX Dirtbike tengah melakukan mapping jalur IOX Ultimate Celebes 2017. Foto: IOX Dirtbike

NaikMotor – Pagelaran akbar para penggila ekspedisi offroad ekstrem bertajuk IOX Ultimate Celebes 2017 akan mengarungi tiga propinsi di Sulawesi yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan sejauh 1.500 km.

Para offroader roda dua tersebut akan mengambil titik start di Kota Palu pada 25 Febuari 2017 dan finis di Kota Makassar, 11 Maret 2017. Hingga batas pendafataran ditutup Desember lalu, sekitar 65 offroader dari berbagai daerah di Indonesia telah menyatakan diri ikut dalam perjalanan panjang selama 15 hari tersebut.

“ Ini adalah event pertama khusus motor (dirtbike) dan selanjutnya akan menjadi agenda rutin IOX Dirtbike yang dikhususkan bagi IOX rider/member dan calon rider/member baru IOX. Berbeda dengan ekspedisi offroad kita tahun-tahun sebelumnya, kali ini kita jalan sendiri tanpa para peserta mobil 4×4,” sebut Teddy Wibowo, komandan Indonesia Offroad eXpedition (IOX) Dirtbike. 

Melewati tiga propinsi dengan medan berbeda, tahapan event ini dipastikan akan menyajikan rute yang lebih menantang karena semua trek disurvey dan dipilih khusus untuk dirtbike. “ Format event ini bukan kompetisi tapi ‘Extreme Xpedition’ mengingat durasi perjalanan ekspedisi, total jarak tempuh, cuaca ekstrem, serta sajian trek dengan tingkat kesulitan medium to ‘Super Bejat’,” tambah Teddy lagi.

Untuk mengikuti event ini, peserta dibebankan biaya pendaftaran sebesesar Rp 5 juta untuk peserta baru dan Rp 4 juta untuk member IOX. “Total durasi waktu eventnya selama 15 hari tapi ada dua hari akan dipakai untuk istirahat dan wisata. Jadi kita akan riding 13 hari dengan jarak tempuh sebanyak 1.500 km,” pungkasnya. (Arif/nm)

iox_ultimate_celebes_2017-2

Mengenal event Indonesa Offroad eXpedition (IOX) Dirtbike

  1. FORMAT IOX
    Perlu dipahami bahwa format IOX sangat berbeda dengan kebanyakan event pada umumnya, dimana selama perjalanan ekspedisi kita hanya akan bermalam di jalur/basecamp.
  2. EXTREME EXPEDITION
    15-16 hari durasi perjalanan ekspedisi, minimum jarak tempuh 1.200 km, cuaca ekstrim karena dilaksanakan saat musim hujan dengan curah hujan tertinggi, dan jalur dengan tingkat kesulitan medium to hard yang sebagian besar belum banyak diketahui umum adalah merupakan faktor yang menjadikan event ini dikategorikan ekstrem.
  3. TIDAK ADA FASILITAS
    Setiap peserta hanya akan dibekali dengan GPS Map, road book (tulip), lalu atribut IOX berupa kemeja resmi, 2 jersey, tshirt dan sertifikat/plakat, asuransi dan fasilitas medik selama perjalanan ekspedisi.
  4. MANDIRI
    Semua peserta adalah juga bagian dari kepanitiaan, artinya Official Dirtbike hanya akan memberikan arahan-arahan dan peserta harus bisa mandiri dalam segala hal selama perjalanan ekspedisi ini berlangsung.
  5. PERATURAN IOX
    Setiap peserta/team wajib mentaati peraturan sebagaimana yang tercantum dalam Buku Peraturan IOX. Setiap peserta/team harus mengikuti arahan dari Official yang akan dilakukan setiap pagi tentang jalur dan detail perjalanan pada hari itu. Beberapa peraturan wajib IOX antara lain adalah :
  6. KENDARAAN
    1. Motor harus berbasis trail, bukan rakitan atau modifikasi, dan laik jalan. Mesin 4-tak minimal 150cc, mesin 2-tak minimal 125cc.
    2. Ban luar tipe offroad (18/21) dengan kondisi min 80% dan menggunakan rim lock.
    3. Sistem kelistrikan harus baik.
    4. Lampu harus nyala dan terang.
  7. PERALATAN WAJIB
    1. Tool kit dan spare part sesuai kebutuhan.
    2. First Aid Kit / Medical Kit
    3. Recovery Kit : webbing strap, senter/headlamp dll.
    4. Riding gear : helmet, goggles, body protectors (chest, elbow, knee), gloves, boots dan hydration bag.
    5. Camping gear : tenda, matras, flysheet, sleeping bag, peralatan masak, makanan/minuman, dan kantong sampah.
    6. Alat komunikasi
    7. Peralatan navigasi (GPS) – Tidak ada marking jalur di IOX. Setiap Team diwajibkan untuk memiliki 2 unit GPS/Team dan wajib menguasai penggunaan alat navigasi tersebut.
  8. SCRUTENEERING
    1. Scruteneering adalah wajib bagi setiap peserta, baik terhadap kondisi motor dan juga perlengkapan wajib.
    2. Memiliki SIM yang masih berlaku dan STNK kendaraan (jika ada).
    3. Motor yang tidak lulus scrut tidak dapat mengikuti kegiatan.
  9. PERATURAN PENILAIAN
    1. Setiap Peserta akan diberikan Kartu Kontrol, yang wajib dibawa selama perjalanan ekspedisi dan ditunjukkan/mendapat cap pos pada setiap Pos Kontrol atau Basecamp (BC).
    2. Setiap Peserta wajib masuk/bermalam pada setiap BC yang ditentukan dan dilarang untuk memisahkan diri dari rombongan. Peserta yang tidak masuk ke BC tidak akan mendapatkan point BC-IN. Peserta yang tidak bermalam di BC, karena suatu alasan tapi sudah seijin dari Official, hanya akan mendapatkan 50% dari point BC-IN.
    3. Point BC-OUT hanya akan diberikan kepada Peserta yang mengikuti briefing pagi dan Start pada hari tersebut.
    4. Apabila kendaraan Peserta sudah memasuki jalur tapi harus backtrack karena perlu perbaikan, maka Point yang diperoleh hanya 50% dari yang disebutkan diatas
    5. Dalam kejadian Kartu Kontrol hilang, maka point yang sudah dikumpulkan oleh Peserta ybs sepanjang perjalanan ekspedisi akan dikurangi 25%.
    6. Peserta diwajibkan untuk mengumpulkan sekurang-kurangnya 70% dari Total Point yang tersedia. Ranking peserta (Kelas-E atau Kelas-G) ditentukan berdasarkan perolehan Point dan bagi peserta yang total pointnya kurang dari 70% maka rankingnya akan otomatis turun menjadi Kelas-G pada event berikutnya.
    7. Penalty Point akan diberikan untuk tindakan:
    i. Membuang sampah tidak pada tempatnya minus 50 point ii. Meninggalkan Convoy tanpa ijin minus 50 point
    iii. Tidak menggunakan helmet ketika riding minus 50 point
    iv. Tidak memakai baju resmi (Start & Finish) denda Rp 100.000,- yang ajan dikumpulkan/didonasikan pada acara Baksos yang biasa diadakan pada setiap perjalanan ekspedisi IOX.
  10. TEAMWORK dan SUPPORTCAR
    1. Peserta akan berkelompok membentuk team yang terdiri dari 7 – 10 rider. Dalam setiap team akan ditunjuk Team Leader yang akan bertanggung jawab atas segala kesiapan dan persiapan teamnya, serta kerjasama/kekompakan team selama event berlangsung.
    2. Setiap team dianjurkan untuk menyiapkan supportcar untuk logistik dlsb. Management logistik harus diatur sebaik dan seefisien mungkin dan disesuaikan dengan jadwal/kebutuhan di perjalanan.
  11. ATURAN LAINNYA :
    1. Peserta wajib mengikuti Coaching Clinic baik itu mengenai tehnik recovery/survival, juga pelatihan navigasi.
    2. Peserta wajib mengukuti setiap Technical Meeting dan Briefing (pos kontrol)
    3. Dilarang merusak lingkungan
    4. Dilarang membuat lintasan baru
    5. Dilarang membuang sampah di lintasan
    6. Dilarang berkendaraan secara arogan di jalan raya maupun perkampungan penduduk.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*