Barisan Unggas Nakal C’Duck Astrea Minum 10 Liter Bensin ke HBD Pangandaran

0
100
Unggas Nakal C’Duck Astrea
Rombongan C'Duck Astrea saat touring menuju Honda Bikers Day 2018 Pangandaran. Foto: C'Duck Astrea

NaikMotor – Satu Dekade Honda Bikers Day 2018 Pangandaran (17/11/2018) kemarin menyisakan banyak cerita mengenai suasana kemeriahan melalui foto hingga soal perjalanan menuju ke lokasi acara. Salah satunya oleh barisan Unggas Nakal C’Duck Astrea, sebuah komunitas pemilik Honda bebek C-Series yang didominasi motor keluaran era 1980 sampai 1990-an.

Istilah unggas di kalangan pemotor hobi adalah sebutan untuk motor-motor bebek produksi lawas. Nah, mengapa perjalanan ke HBD Pangandaran begitu berkesan bagi mereka? C’Duck Astrea notabene hanyalah sebuah komunitas baru, terbentuk belum satu tahun, berbasis Honda bebek retro lovers dengan mayoritas jenis C-Series dan tinggal di Jakarta dan Depok. Berbagai acara otomotif telah mereka ikuti di Jakarta mulai pameran atau sekadar memeriahkan Sunmori. Namun, touring ratusan kilometer menjadi sebuah tantangan bagi barisan Unggas Nakal C’Duck Astrea, apalagi yang akan disambangi adalah gelaran akbar tahunan pemilik Honda, yaitu Honda Bikers Day.

Persiapan dimulai dari pendataan anggota yang mau berangkat, kondisi motor hingga pembuatan proposal untuk sponsor. Gayung bersambut, karena phak Wahana Honda, selaku main dealer sepeda motor Honda d Jakarta dan Tangerang turut mendukung perjalanan mereka menuju HBD Pangandaran. Sebuah perhatian dari Wahana Honda yang layak diapresiasi mengingat motor-motor milik anggota C’Duck Astrea tergolong lawas dan sudah tidak diproduksi lagi.

Akhirnya, 14 Unggas Nakal C’Duck Astrea mulai Honda Astrea 800, Astrea Star, Astrea Prima dan Astrea Grand berangkat dari Jakarta mewakili anggota lainnya yang berhalangan ikut. Jarak tempuh kurang lebih 400 Km menjadi tantangan mereka di tengah ancaman cuaca musim hujan. Berangkat pada Jumat (16/11/2018) malam sekitar pukul 21.00 dari Jakarta mereka menentukan rute  melewati jalur Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Padalarang-Cimahi-Bandung-Cileunyi-Nagreg-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar-Pangandaran.

Bagi penunggang motor bebek jens lawas, tentu perjalanan itu membutuhkan mental dan fisik prima sekaligus menuntut kondisi motor tetap stabil. Lampu yang tak seterang motor produksi baru membuat mereka harus selalu waspada melihat kondisi jalan. Salah satunya dialami Alvian yang harus kehilangan fender depan motor Astrea 800 modfikas Super Cub ala Jepang akibat menghantam lubang. Malah, satu lagi motor Astrea Prima harus mundur dalam perjalanan menuju Bandung akibat mesinnya bermasalah. Maklum…

Mereka pun tak ngoyo untuk memaksakan diri terus-menerus melahap jalanan, apalagi mash banyak yang baru merasakan touring jauh. Bila dirasa lelah sekaligus menjaga kondisi motor, SPBU atau supermarket menjadi tempat beristirahat. Beruntung selama perjalanan cuaca bersahabat tanpa turun hujan. Hngga akhirnya Sabtu (17/11/2018) sore pukul 15.00 WIB mereka finis di Lapangan Ketapang Doyong Pangandaran lokasi HBD diadakan  dengan raut muka bangga dan gembira. Kurang lebih 12 jam perjalanan tim Unggas Nakal C’Duck Astrea dari Jakarta menuju Pangandaran. Iyalah, dari lari motor  mereka saja bisa keukur ……Alon-alon-alon waton kelakon….

Oiya, dari rata-rata konsumsi bahan bakar yang dihabiskan oleh motor-motor Honda C-Series itu dengan menempih jarak 400 Km sebanyak 10 liter. “Iya, itu untuk motor-motor yang ikut dalam touring ke HBD, konsumsi bensinnya segituan, baik Astrea Star, Prima dan Grand,” ujar Wahyu yang jadi juru foto.

Setelah istirahat sebentar di villa, mereka berkeliling arena untuk melihat kemeriahan sekaligus bersosialisasi dengan komuntas Honda lainnya yang datang dari berbagai daerah. Mereka melhat museum HBD yang menampilkan motor Honda dari masa ke masa, lapak hingga menonton Sheila On 7. Pagi harinya, mereka bermain-main di pantai menghabiskan waktu sebelum kembali ke Jakarta pada siang harinya.

Namanya motor tua, ada saja gangguannya. Lagi-lagi Alvian yang terpaksa harus pisah dari rombongan akibat pengapiannya bermasalah menjelang Garut. Beruntung ada warga setempat yang juga seorang biker mengajaknya untuk beristirahat menginap. Sementara rombongan besar tiba kembali ke rumahnya masing-masing Senin menjelang Subuh.

 “ Touring ke HBD Pangandaran banyak membawa pelajaran yang bisa kita ambil. Mulai kesiapan motor, mengatur rombongan, soal rute dan sebagainya. Tapi kita bangga bisa ikut hadir di acara Honda Bikers Day, bertemu teman-teman lama maupun yang baru, bertukar informasi dan sebagainya. Terima kasih untuk Wahana Honda yang telah mendukung perjalanan kami,” tukas Ahmad Niki alias Kinoy yang dituakan di antara rombongan. Mantep bang! (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

*