Rossi Kecam Ulah Marquez: Dia Bermain Kotor dan Kehilangan Respek

0
13442
Rossi kecam ulah marquez
Momen saat Marquez menjatuhkan Rossi di MotoGP Argentina. Foto: Twitter Crash

NaikMotor – Hubungan antara Valentino Rossi dengan Marc Marquez tampaknya akan kembali memanas akibat kejadian di MotoGP Argentina. Rossi kecam ulah Marquez karena dianggapnya telah mengancurkan sportivitas dan tidak memiliki respek kepada yang lain.

Kepada media usai balapan, Valentino Rossi kecam ulah Marquez yang membuatnya terjatuh dan mengalami kerugian salah satunya kehilangan poin. “Ini adalah situasi yang sangat buruk, dia menghancurkan sportivitas karena dia tidak memiliki rasa respek terhadap rival. Kamu bisa membuat kesalahan, tapi dari Jumat pagi dia sudah berbuat seperti ini dengan Maverick, ia (Maverick) melihatnya. 5 kali dalam satu pekan? Bagi saya ini adalah kesengajaan dengan mengincar bagian antara kaki dan motor. ”

Rossi Kecam Ulah Marquez

Menurut Rossi, jika dibiarkan,di balapan berikutnya dia akan melakukan hal sama. “Saya sangat kesal, saya tidak menikmati pertarungan dengannya. Dia tidak bermain bersih. Dia tidak bermain agresif, tapi dia bermain kotor,” sungut Rossi.

Rossi kecam ulah Marquez juga melihat apa yang dilakukannya terhadap Aleix Espargaro. “ Ini berbahaya. Dia juga mengenai ke Aleix Espargaró. Mengapa harus balapan seperti itu? Kita berada MotoGP, yang merupakan puncak dari kegiatan sepeda motor, kalau dibarkan bertarung seperti itu, akan hancur. ”

Soal manuver Marquez yang membuat dirinya terjerembab, Rossi juga memberikan pandangan soal kemampuan pembalap.“ Kalau merasa tidak kuat, mengapa Anda tidak menyusul saya di tikungan berikutnya? Dia datang dan masuk dengan sengaja ke dalam saya, di kaki saya, untuk membuat saya keluar dari garis. Saya tidak memiliki hubungan dengan Márquez setelah 2015. Jika dia tidak respek kepada saya, maka saya juga sebaliknya. ”

Ketika disinggung soal kedatangan Marquez ke paddock tentang kemungkinan  permintaan maaf, dengan enteng Rossi menjawab,” Itu hanya sebuah lelucon, dia tidak punya keberanian untuk datang ke kantor saya sendirian. Dia tidak peduli dengan Anda, saya tahu itu tidak benar apa yang akan dikatakan kepada saya,” sinis Rossi. (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

*