Alasan Omesh dan Ade Habibie Memilih Vintage Electric Bike

0
383

Vintage-Electric-Bike-E-Tracker-Troupe_Omesh
Omesh memilih Vintage Electric Bike karena desainnya yang stylish serta memiliki tenaga mumpuni. Foto: Arif

Kemang (naikmotor) – Andrew Davidge, founder sekaligus desainer Vintage Electric Bike asal Santa Clara California, mungkin tidak akan menyangka,produk yang dirintis sejak tiga tahun silam bisa mendarat di Jakarta.

Andrew mengaku kaget dengan respons yang ditunjukan pasar Indonesia terhadap sepeda listrik atau e-bike custom yang dirancangnya. Namun, dia tidak heran begitu melihat kondisi lalu lintas Ibukota termasuk gaya hidup para pekerja serta kalangan motoris penunggang motor besar.

“ Saya tidak membayangkan hidup di Jakarta dengan lalu-lintas padat serta berpolusi. Tingkat stres pasti tinggi. Vintage Electric Bike kami ciptakan untuk menempatkan senyuman di wajah konsumen kami, mengurangi stres serta tetap tampil beda dan gaya sekaligus memiliki sensasi berkendara dengan performanya, “ beber Andrew saat bertandang ke markas Troupe di Jalan Kemang Utara No. 17-A, Minggu (5/7/2015) dalam rangka kesepahaman keagenan pemasaran e-bike Vintage Electric Bike di Indonesia.

Vintage Electric Bike menunjuk Troupe Brut Rides Industry sebagai partner untuk pemasaran termasuk untuk kawasan Asia Tenggara. Sepeda listrik custom dengan desain board track, E-Tracker serta The Cruz yang berpenampilan cruiser akan segera wara-wiri di jalanan ibukota yang dijual dengan banderol Rp 85 juta.

Dirancang handmade dengan material berkualitas tinggi dan berbobot ringan, sepeda listrik Vintage Electric Bike menyasar kaum urban yang ingin tampil ekspresif dengan desain stylish serta tetap bertenaga. Tidak heran 5 unit E-Tracker yang dimasukan Troupe sudah ludes terjual.” Nanti batch kedua akan masuk lagi termasuk model The Cruz yang bergaya cruiser khas California,” sebut M Afrizal Sanjaya, Business Development Director Troupe Brut Rides Industry.

Vintage-Electric-Bike-E-Tracker-Troupe_11
Ade Habibie salah satu pemilik Vintage Electric Bike yang dipasarkan Troupe Brut Rides Industry di Kemang.

Ade Habibie, aktor, komposer musik dan kolektor otomotif memilih Vintage Electric Bike karena alasan desain dan kepraktisannya.” Selain juga sehat sebagai sepeda, Vintage Electric Bike juga tenaganya lumayan kencang bisa tembus 60 km/jam dengan tinggal memencet tombol trigger throttle di bawah grip kanan,” jelas Ade.

Sepakat dengan Ade, Omesh, entertainer yang juga pengoleksi belasan motor klasik hingga moge jatuh hati dengan Vintage Electric Bike karena desainnya.” Gue memang basicnya suka dengan custom,Vintage Electric Bike selain desainnya stylish juga karena memiliki tenaga mumpuni. Selain gue suka tampil beda, sepeda listrik ini sebuah inovasi baru dengan mengedepankan fashion dan menjadi sebuah ‘culture’ atau trend baru sebagai kendaraan alternatif,” sebut pemilik Triumph Scrambler yang menyukai Vintage Electric Bike The Cruz.  Hal lainnya menurut Omesh, Vintage Electric ini memiliki daya tempuh lumayan jauh, 48 km serta pengisian baterainya cukup menunggu 2 jam. (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

*