Sosok Bocah 14 Tahun yang Bertarung di Seri I Indoclub Championship 2018

0
273
Bocah
Akhiar Putra Pratama yang punya cita-cita bisa ikut Kejuaraan Nasional dan MotoGP. Foto: Yusuf Arief

NaikMotor — Ada yang menarik saat naikmotor.com menyambangi Sirkuit Karting Sentul pada Minggu lalu. Dimana ada bocah berusia 14 tahun yang terlihat serius menjalani latihan untuk berkompetisi di Seri I Indoclub Championship 2018 yang akan dihelat pada Minggu, 25 Maret di Sirkuit Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Berlatih di antara para pembalap yang usianya terpaut jauh, tidak membuat Akhiar Putra Pratama merasa cangguh saat mengasah talentanya di lintasan sirkuit. Beberapa kali siswa kelas 2 SMPN 5 Depok, memperlihatkan manufer yang cukup mengejutkan saat mencoba melumat setiap tikungan yang menjadi santapannya.

“Persiapan buat Seri I Indoclub Championship 2018 om. Mumpung libur habis ujian tengah semester om.” ucap Akhiar di sela-sela latihan kepada naikmotor.com.

Bocah
Akhiar Putra Pratama memaksimalkan latihan dengan manufer yang cukup mengejutka. Foto: Yusuf Arief

Didampingi sang ayah, anak pertama dari dua saudara ini mengatakan, sejak usia 8 tahun dirinya sudah ingin balapan motor. Namun keinginan ini baru tercapai saat ia telah berusia 11 tahun.

Keadaan ekonomi orangtua yang belum memadai mengharuskan bocah ini untuk memendam keinginannya. Namun keadaan tersebut justru membuat semangat Akhiar untuk balapan makin bergejolak, sejak ia selalu diajak nonton balapan oleh Ayah tercintanya.

Waktu pun terus bergulir hingga akhirnya sang Ayah memiliki cukup uang untuk memulai menyalurkan minat dan bakat balapnya.  “Tahun 2015 akhir saya baru bisa membelikan Akhiar motor kecil miniGP,” ungkap Nurdin, sang Ayah yang juga menjadi managernya.

Sejak itu talenta yang dimiliki Akhiar makin bersinar. Di berbagai ajang MiniGP, pembalap masa depan asal Depok ini makin memperlihatkan kelihaiannya. Ia pun selalu masuk 3 besar di setiap kompetisi yang diikutinya. Seperti MiniGP di Sentul, Mall Revo Bekasi, Balaikota Tangerang, Senayan, Pandeglang hingga Tasikmalaya.

Jenjang karir balapnya kini mulai naik, ia pun mulai mencoba berkompetisi di kelas underbone dan one make race Mio pada pertengahan 2017. Saat balapan yang diselenggarakan Sumber Production di Bandung Akhiar turun di kelas MP 6, meski terjatuh akibat start numpuk ia pun berhasil finish di urutan ke-7.

“Nga kapok dan nga sakit. Buat pelajaran om,” cerita Akhiar yang punya cita-cita bisa ikut kejuaraan Nasional dan MotoGP.

Sayangnya, semangat dan talenta yang dimiliki Bocah bertubuh kurus ini belum didukung dengan fasilitas balap yang memadai. Untuk membelikan tunggangan dengan cc yang lebih besar sang Ayah harus menabung terlebih dahulu.

Bocah
Fokus dan maksimalkan yang ada. Foto: Yusuf Arief

“Latihan kalau punya uang saja. Saya hanya bilang fokus dan maksimalkan yang ada,” ucap Nurdin yang bekerja sebagai Wiraswata.

Di Seri I Indoclub Championship 2018, pembalap cilik yang tergabung  dalam Tim Karya Motor Racing akan turun di kelas MP5 dan Matic Cornering. Meski belum miliki tunggangan sendiri, Akhiar mengaku memaksimal waktu latihan supaya dapat mencetak prestasi yang membanggakan.

“Saya ingin jadi juara om,” ucap Akhiar dengan berapi-api. (YA/ NM)

LEAVE A REPLY

*