Penjualan Motor November Turun, AISI Ubah Target 2017

0
81
Penjualan Motor
Selama 11 bulan 2017 atau dari Januari-November penjualan motor baru sebesar 5.470.107 unit, turun dari November tahun lalu sebesar 5.493.521 unit. Foto: Wahana

NaikMotor – Daya beli masyarakat sepanjang 2017 belum membaik. Selama 11 bulan 2017 atau dari Januari-November penjualan motor baru sebesar 5.470.107 unit. Angka tersebut turun dibanding periode sama tahun lalu dengan capaian 5.493.521 unit.

Distribusi bulan November 2017 sebesar 550.303 unit pun menurun dari bulan sebelumnya yakni Oktober 579.552 unit. Catatan penjualan bulan November 2017 bahkan turun nyaris 20.000 unit dari November 2016 dengan torehan 571.201 unit.

Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sampai tutup akhir tahun 2017 target penjualan roda dua secara nasional dipatok sebesar 5,9 juta. Jumlah tersebut juga diperoleh setelah dilakukan revisi dua kali.

“Target sampai akhir tahun 5,9 juta. Sekarang (sampai November) sudah 5,4 juta. Awalnya tahun ini target penjualan motor domestik sebesar 6,2 juta unit tapi kan kita revisi. Soal November penurunannya ada yang tajam ada yang enggak kan,” katanya.

Penjualan Motor
Setelah revisi sebanyak dua kali, tutup tahun 2017 target penjualan roda dua secara nasional dipatok 5,9 juta. Foto: Gilang

Sigit mengatakan, sampai akhir tahun ini sejumlah pabrikan masih akan melakukan penyehatan penjualan dan distribusi supaya barang lama tidak mengendap. “Beberapa merek ada yang stoknya tinggi dan mereka melakukan pengurangan distribusi,” imbuhnya.

Menatap 2017 yang tinggal menghitung hari, Sigit tetap optimis pada 2018 penjualan motor bisa tetap stabil. Melihat beberapa faktor penunjang di tahun depan, AISI dalam hal ini menetapkan target penjualan sekitar 6,1 juta unit.

“Karena harga komoditas sudah membaik kita melihatnya seperti faktor-faktor kenaikan listrik, pengurusan jasa STNK dan BPKB enggak akan naik lagi karena tahun ini sudah naik masa naik lagi. Harapannya enggak banyak berubah,” pungkas Sigit.(Agl/nm)

LEAVE A REPLY

*