Agresivitas Marquez yang Berujung Finish di Gravel

0
108
Marc Marquez harus menerima pil pahit ketika harus tersungkur di lap ketiga di tikungan 10 MotoGP Catalunya
Marc Marquez harus menerima pil pahit ketika harus tersungkur di lap ketiga di tikungan 10 MotoGP Catalunya
Marc Marquez harus menerima pil pahit ketika harus tersungkur di lap ketiga di tikungan 10 MotoGP Catalunya

Catalunya (naikmotor) – Marc Marquez adalah pembalap dengan usia belia dan cukup banyak hal yang tentunya ingin Ia coba. Termasuk karakternya yang tak kenal menyerah dan selalu tampil maksimal di setiap balapan. Namun melakukan kesalahan hingga terjatuh di beberapa seri saat bertarung dengan lawan, tentunya bukanlah hal bijak.

Hal itu terlihat lagi di MotoGP Catalunya, Spanyol yang berlangsung hari ini Minggu (14/6). Meski Ia mampu menempel Jorge Lorenzo di awal balapan, namun sikap agresif sang juara dunia MotoGP 2013-2014 itu, terlalu berlebihan. Sehingga alih-alih mengejar ketertinggalan poin di klasemen pembalap, Ia malah pulang dengan tangan kosong.

Tiga lap pertama yang cukup krusial, membuat Marquez memang tampil sangat percaya diri. Lantaran Ia mampu melayani performa apik Lorenzo yang langsung melesat di urutan terdepan. Namun momen yang tidak tepat di tikungan 10, membuatnya malah keluar jalur sebelum akhirnya terjatuh di gravel.

Dari sisi kronologis kejadian, sebagian menganggap bahwa rem motor Marquez terasa blong. Namun setelah melihat secara detail performanya secara keseluruhan di awal balapan, sepertinya memang murni kesalahan dari Marquez sendiri. Performanya yang memang lebih baik ketimbang Lorenzo, membuat Marquez percaya diri mampu menyusul dari sisi luar di tikungan 10.

Namun Lorenzo yang sangat rapi mengaplikasi racing line miliknya, membuat Marquez harus mengalah kalau tak mau dituding mencelakakan pembalap lain. Aksi tersebut dinilai sangat merugikan. Selain tak dapat poin, juga karena Marquez menempatkan dirinya terlihat seperti pembalap yang tak mengambil pelajaran dari beberapa insiden yang Ia alami sebelumnya.

Jika cara seperti ini masih tetap Ia lanjutkan hingga cenderung membahayakan pembalap lain, maka kemungkinan besar Ia bakal dicerca aksi-aksinya. Semoga bisa belajar lebih banyak untuk seri-seri berikut. (Spy/NM) Foto: Cycletorque

LEAVE A REPLY

*