Motor Retro Kawasaki Z900RS dan Z900RS CAFE Ikut Launching di Ancol

0
192
Kawasaki Z900RS
Tidak hanya meluncurkan Kawasaki W175 dan All New Ninja 250, Kawasaki Indonesia juga memboyong Z900RS di Ancol. Foto: Gilang

NaikMotor – PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) benar-benar memanjakan fans mereka di Kawasaki Bike Week 2017. Tidak hanya meluncurkan motor retro entry level Kawasaki W175 dan All New Ninja 250, pabrikan juga memboyong Kawasaki Z900RS.

Selain Kawasaki Z900RS versi standar, KMI turut melansir Z900RS CAFE yang baru diperkenalkan di EICMA, Milan belum lama ini. Harga Kawasaki Z900RS versi standar dibanderol Rp 279 juta, sedangkan versi Z900RS CAFE Rp 288 juta, OTR Jadetabekser.

Peluncuran motor retro klasik ini melibatkan pembalap Supersport Kawasaki Manual Tech, A Yudhistira, Takehiko Hirota President Director KMI, Kazuya Ikebuchi Division Head of Marketing of KMI dan Michael Chandra Tanadhi Deputy Head Sales Promotion Dept KMI.

Kawasaki Z900RS

Kawasaki Z900RS mengusung tema “True Spirit” karena diciptakan sebagai penghormatan untuk Kawasaki Z1 yang legendaris. Z900RS merupakan perpaduan antara gaya tradisional dan modern dimana akan menambah lini varian baru untuk Kawasaki,” kata Michael.

Seperti diketahui Kawasaki Z900RS launching perdana di Tokyo Motor Show 2017 beberapa waktu lalu. Meski mengambil basis mesin Z900 namun tetap terdapat perbedaan. Sektor mesin Z900RS di design untuk torsi jarak menengah dan rendah.

Sasisnya dibuat condong ke depan untuk menciptakan posisi berkendara yang lebih santai dan nyaman. Kawasaki mengklaim setang dan pijakan kaki sengaja didesain agar motor lebih mudah dikendalikan baik di kecepatan rendah maupun tinggi.

Kawasaki Z900RS
Kawasaki Z900RS CAFE, cetak karya motor retro klasik bergaya cafe racer Jepang

Sedangkan Z900RS CAFE sejatinya merupakan touch up dari Z900RS. Namun demikian Kawasaki pintar memolesnya. Tampangnya pun jadi berubah, padahal pada dasarnya cuma menurunkan setang, menambahkan fairing lampu, dan mengganti jok standar dengan yang ada punuknya.

Meski menganut gaya cafe racer namun tampang motor bongkok ini bukan berkiblat ke gaya Inggris 60’an tapi lebih ke cafe racer yang banyak ditemukan di motor Jepang medio 70-an awal. Cirinya yakni setangnya tidak terlalu nunduk.(Agl/nm)

LEAVE A REPLY

*