Jumlah Kecelakaan Mudik 2017 Turun 14 Persen dari Tahun Lalu

0
93
Jumlah kecelakaan mudik 2017
Tingkat kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2017 mengalami penurunan. Foto: Dok.NMC

NaikMotor – Musim mudik dan arus balik Lebaran 2017 sudah mulai berakhir. Selama dua pekan, tercatat terjadi 1.299 jumlah kecelakaan. Meski terkesan banyak, jumlah kecelakaan mudik 2017 turun 14 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 1.515 kejadian.

Kombes Martinus Sitompul, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri mengatakan, data tersebut diambil selama Operasi Ramadniya yang digelar sejak 19 Juni hingga 3 Juli 2017, atau selama dua pekan, satu sebelum dan sesudah Lebaran.

“Jika dilihat dari perbandingan tahun lalu, jumlah kecelakaan mudik 2017 menurun. Tahun lalu selama operasi Ramadniya hingga H+2 mencapai 1.515 kejadian, sedangkan tahun ini hanya 1.299 kejadian, menurun 14%,” katanya dalam keterangan tertulis.

Korban meninggal dunia turun dari 294 orang pada 2016 menjadi 292 orang pada 2017. Korban luka berat turun 26% dari 478 orang pada 2016 menjadi 356 orang pada 2017. Jumlah korban luka ringan juga turun 14 % dari 1.959 orang pada 2016 jadi 1.682 orang pada 2017.

Selain jumlah kecelakaan mudik dan jumlah korban, total kerugian materi yang disebabkan oleh insiden di jalan raya juga ikut menurun. Tahun lalu, kerugian materi akibat kecelakaan mencapai Rp 3.648.957.050, tahun ini turun 25% menjadi Rp 2.727.364.750.

Wilayah Polda Jawa Timur menduduki rangking pertama jumlah kecelakaan Lebaran 2017 terbanyak dengan total 50 kejadian. Rinciannya 11 orang meninggal dunia, 10 orang luka berat, dan 80 orang luka ringan orang, dan estimasi kerugian materi Rp 58 juta.

Jawa Tengah menjadi daerah kedua terbanyak penyumbang kecelakaan dengan total 22 kecelakaan. Dengan rincian korban meninggal dunia 4 orang, luka berat 4 orang dan luka ringan sebanyak 37 orang, total kerugian materi mencapai Rp 32 juta.

Selain Jawa Timur, Jawa Tengah, wilayah yang justru jauh dari tradisi mudik yakni Sulawesi Selatan menjadi daerah ketiga terbanyak dengan total kejadian 15 kecelakaan. Korban meninggal 2 orang, luka ringan 25 orang dan kerugian metari Rp 30 juta.(Rls-Agl/NM)

LEAVE A REPLY

*