Rossi: MotoGP di Thailand Bakal Membosankan, Marquez Bilang OK

0
66
MotoGP di Thailand Bakal Membosankan
Rossi bilang kalau MotoGP Thailand 2018 akan membosankan. Foto: Yamaha

NaikMotor – Thailand baru saja masuk dalam bursa kalender sebagai tuan rumah penyelenggaraan MotoGP 2018, namun dalam tanggapan Valentino Rossi mengatakan MotoGP di Thailand bakal membosankan. Kenapa?

Pengumuman masuknya nama Thailand sebagai negara Asia ketiga yang menggelar MotoGP 2018 telah menyulut banyak pembicaraan di paddock. Belum lagi media-media di Negeri Gajah Putih itu ikut memborbardir pemberitaan soal kesiapan negera mereka menjadi tuan rumah MotoGP tahun depan, meski belum ada konfirmasi resmi.

Tambahan seri di Asia Tenggara, dengan venue Sirkuit Chang, yang selama ini telah menjadi tempat penyelenggaraan salah satu seri World Superbike Championship sejak 2015, ternyata tidak terlalu mendapat tanggapan positif pelaku MotoGP.

Thailand Siap Menggelar MotoGP

Tanpa memperhatikan kenyataan kalau seri MotoGP telah bertambah menjadi 19 seri, beberapa pembalap tampaknya tak terlalu antusias. Itu terungkap ketika ditanyakan mengenai pendapat mereka di sesi press conference jelang MotoGP Catalunya, Kamis (8/6/2017). Tentu saja, pembalap senior Movistar Yamaha, Valentino Rossi menjadi orang pertama yang ditanyakan pendapat pribadinya.

Rossi menyebutkan MotoGP di Thailand bakal membosankan, “Saya rasa 18 adalah angka bagus dan seri MotoGP sudah cukup. Ketika menjadi 19 seri akan membuat banyak perbedaan, saya akan senang jika itu tidak terjadi. Selain itu, ketika saya harus ke Buriram dalam beberapa tahun terakhir untuk event Yamaha, saya melihatnya sebagai trek yang membosankan, hanya dengan beberapa tikungan dan trek panjang, hanya itu. Lokasinya pun jauh dari mana-mana. Namun jika kami harus ke sana, kami akan berangkat ” keluh Rossi.

Sirkuit Chang di Buriram memang jauh dari pusat keramaian karena berjarak 402 Km arah Timur Laut dari Bangkok. Menuju ke sirkuit bisa ditempuh dengan perjalanan darat selama lebih dari lima jam berkendara dari Bangkok. Tentu saja hal ini membuat kurang nyaman bagi komunitas MotoGP, khususnya para kru dan mekanik.

Sementara Maverick Vinales, rekan setim Rossi, menyatakan pendapatnya lebih diplomatis, “Dengan lebih banyak seri, akan menjadi lebih sulit, sebab kita tak akan bisa menyesuaikan diri dalam 6-7 bulan. Saya mungkin akan ke tempat yang baru itu dan memahami dengan bertambahnya seri MotoGP akan menambah pula pekerjaan.”

Pernyataan sebaliknya datang pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, “Dengan 18 seri per musim itu sudah cukup banyak, Saya rasa 20 seri MotoGP menjadi batas untuk jumlah kejuaraan. Tetapi saya akan mencoba trek baru itu. Kenapa tidak?” (Afid/nm)


LEAVE A REPLY

*