Musim Balap di Depan Mata, Bagaimana Tips Memilih Busi Racing yang Tepat?

0
371
Bagaimana Tips Memilih Busi Racing yang Tepat?
Pemilihan busi racing harus memperhatikan beberapa faktor. Foto: istimewa

NaikMotor – Musim balapan 2017 sudah dekat, beberapa tim sudah mulai mempersiapkan diri menyambutnya. Satu hal yang layak dicermati adalah soal pemilihan busi. Bagaimana tips memilih busi racing yang tepat? 

Tetapi sebelum memilih busi racing yang tepat harus diperhitungkan beberapa faktor sebagaimana berikut:

1. Celah Busi
Semakin kecil celah busi maka akan semakin sedikit konsumsi listrik yang dibutuhkan, namun seiring jalannya waktu elektroda akan mengalami keausan sehingga gap juga akan bertambah. Dalam hal ini umur pakai busi dapat kita perhitungkan.

busi yang tepat akan mendukung performa optimal motor balap

2. Diameter Elektroda
Selain celah busi, diamter elektroda berperan besar dalam mengantarkan arus listrik yang terjadi antara elektroda pusat dengan elektroda ground. Sehingga hal ini juga berpengaruh dalam proses pembentukan api yang terus membesar untuk mengurangi efek quenching.

Untuk dapat mengurangi penggunaan listrik (sparking voltage), penggunaan busi dengan diameter elektroda yang kecil akan efektif. Selain itu pemilihan bahan juga berpengaruh dalam meningkatkan performance dan durability. Seperti yang disampaikan Diko Octaviano Technical Support PT NGK Busi Indonesia.

Sementara untuk memilih busi yang cocok untuk kebutuhan balap berikut tipsnya:

1. Bentuk metal sheel (kepala busi) harus disesuaikan dengan blok mesin dan langkah piston, jika salah memilih akan berakibat fatal piston akan menabrak busi dan menyebabkan kerusakan pada ruang bakar.

busi yang tepat akan mendukung performa optimal motor balap

2. Bentuk elektroda dan kepala busi. Busi yang baik adalah busi yang mampu menahan efek quenching dengan cepat agar inti api tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu bentuk elektroda dan kepala busi berperan dalam hal tersebut.

3. Tingkat panas. Dalam proses transfer panas yang diterima busi kemudian disalurkan ke blok mesin dapat kita tentukan dengan memilih angka yang tertera pada busi itu sendiri. Apakah itu busi panas atau busi dingin.

4. Resistor. Pemakaian teknologi dalam mengatur sistem pengapian menjadikan busi dengan tipe resistor wajib digunakan untuk menghindari adanya gangguan pulse elektrik yang dapat menyebabkan mesin bermasalah.

Soal produk busi racing yang tepat Diko menjelaskan, “Busi racing NGK adalah busi yang sudah bersahabat di sirkuit-sirkuit balapan Indonesia maupun Internasional dengan ciri khas sebutan “Busi Merah” di desain khusus untuk engine yang sudah mengalami peningkatan kompresi dengan perbandingan air fuel ratio tinggi untuk mencapai maksimum power.”.

Sebagai alternatif untuk pengganti busi racing beberapa pilihan busi yang diperuntukkan untuk kendaraan harian, dapat digunakan sebagai alternatif kebutuhan balap selain busi Racing Competition:

1. G-Power
Generasi busi berbahan platinum yang hanya dimiliki oleh NGK, khusus untuk kendaraan yang membutuhkan response yang cepat dengan durability yang lebih baik dari standar, inti api cepat membesar.

2. Iridium
Produk dengan ciri khas berwarna biru yang dilengkapi dengan bahan material iridium yang mampu bertahan pada tingkat panas tinggi, lebih baik dalam penggunaan bahan bakar, pertumbuhan inti api cepat meluas, respon meningkat, durability lebih lama dan anti karbon fouling. (Afid/rls/NM)

LEAVE A REPLY

*