Yamaha R25 dan R15 Bersiap Borong Juara Nasional IRS 2016

1
117
Regulasi Kejurnas Sport 250cc 2017
Aksi para pembalap di IRS 2016. Foto: Yamaha Indonesia

NaikMotor – Sekuel pamungkas atau seri ke-5 gelaran kejuaraan nasional (kejurnas) Indospeed Race Series ( IRS) 2016 di Sirkuit Sentul, Bogor pada akhir pekan ini (6/11/2016). Mencermati dua kelas kejurnas, yaitu Sport 250 dan 150 cc bakal seru.

Peluang terbesar merebut juara nasional di kelas Sport 250 cc Syahrul Amin (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing) di depan mata. Pundi poinnya dalam klasemen sementara begitu mendukung, hanya berselisih 20 nilai dengan rival terberat, M Zaky (Yamaha Yamalube Nissin Tunggal Jaya).

Padahal setiap seri cukup memperebutkan 25 poin tertinggi. Walaupun M Zaky merenggut juara di babak pamungkas ini, sedang Syahrul Amin minimal di posisi ke-10 saja, maka gelar juara nasional Sport 250 cc tetap di tangan Syahrul Amin.

“Terlepas dari juara nasional, saya juga akan bertarung maksimal untuk meraih podium jawara. Saya berusaha mendapat kemenangan yang sempurna. Juara seri dan juara nasional, “ ujar Syahrul Amin yang merebut podium terbaik Sport 250 cc saat putaran 4 lalu dan saat ini perfoma kudabesi YZF-R25 yang dikawal mekanik Gendut GDT Racing sudah mencatat best-time di kisaran 1 menit 43 detik. Semburan tenaganya sudah menyentuh angka 46 hp.

yamaha_irs_2016_1Pada sisi lain, di kelas Sport 150 cc, 4 pebalap binaan Yamaha siap bersaing ketat memperebutkan predikat juara nasional. Pastinya mereka mengadopsi kudapacu Yamaha R15. Mulai Wahyu Aji Trilaksana (SYS HDS Racing), kemudian Syahrul Amin (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing), Irwan Ardiansyah (Yamaha Yamalube Nissin KYT FDR) dan JR Deden (Yamaha Akai Jaya Sidrap BAF MBKW2).

Perbedaan poin diantara mereka begitu tipis. Wahyu ada di pucuk pimpinan klasemen sementara dengan tabungan 46 poin, Syahrul Amin dan Irwan Ardiansyah sama-sama dengan pundi 45 dan JR Deden dengan bekal 44 poin. Alhasil, pertarungan diantara mereka dijamin akan menegangkan dan sangat menarik ditonton. Pastinya, perseteruan memperebutkan grid posisi di sesi kualifkasi Sabtu (5 Nov) berlangsung atraktif.

“Untuk poin di kelas Sport 150 cc memang butuh persiapan matang. Penentuan juara nasional masih sulit ditebak. Selisih poin sangat tipis antara posisi 1 hingga 4 klasemen. Tim harus punya persiapan matang, strategi yang jitu dan hasil kualifikasi sangatlah menentukan. Sedangkan kelas Sport 250 cc sudah bisa kita tebak. Tiga besar ada pada dua rider di tim yang sama. Semoga tim yamaha mendapatkan hasil terbaik walaupun terjadi perubahan regulasi di seri terakhir ini, “terang Kadek Suma Adnyana Putra, Supervisor Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufaturing (YIMM).

“Menyangkut persiapan fisik sudah saya lakukan sejak 3 minggu yang lalu di IAMA Jogja. Mulai gym, motocross, trabas dan lain-lain. Untuk standing-point tidak menjadi beban saya. Saya akan bermain lepas saja. Berusaha keras dan soal hasil, saya serahkan kepada Tuhan,’ tukas Wahyu Aji yang juga konsen di Asia Road Racing Championship 2016 (ARRC 2016) kelas Underbone 130 cc 4 Stroke. (Rls/NM)

Syahrul Amin
Syahrul Amin

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

*