Mengutip dari Cycle World, WH8000D sudah disetujui oleh pemerintah Tiongkok dan akan hadir dalam dua versi, satu dengan bobot 143 kg dan kecepatan maksimum 110 km/jam, dan satu lagi seberat 157 kg dengan kecepatan maksimum 120 km/jam.
Kedua varian tersebut diyakini memiliki kecepatan yang cukup untuk motor listrik komuter di perkotaan. Apalagi di Cina sana memang sedang gencar-gencarnya kendaraan bertenaga listrik.
Yang jadi pertanyaan besar adalah apakah E-VO akan memakai teknologi baterai tukar Honda bernama Mobile Power Pack e:. Teknologi ini sudah digunakan Honda di Jepang, Indonesia, dan Thailand, fasilitas ini membuat pengendara bisa menukar baterai yang habis tanpa perlu menunggu lama untuk pengisian ulang.

Jika benar menggunakan sistem baterai tukar, E-VO bisa jadi motor listrik yang sangat praktis dan cocok untuk kebutuhan harian di kota di Cina.
Sayangnya belum ada informasi lebih lanjut terkait spesifikasi dan harga motor listrik garapan Wuyang-Honda ini. (Yuka/Contrib/NM)