Dyandra Sponsori Rafid Topan Balap di FIM CEV Repsol Moto2 2016

0
99
Rafid_Topan_2
Kiprah Rafid Topan di FIM CEV Repsol Moto2 2016 antara lain mendapat dukungan dari Dyandra Promosindo. Foto: Istimewa

Jakarta (naikmotor) – Selain Dimas Ekky Pratama yang akan berkompetisi di ajang FIM CEV Repsol Moto2 2016, nama Rafid Topan santer terdengar. Menjelang Maret lalu, IMI DKI mendapat undangan dari salah satu tim Chronos Corse asal Spanyol untuk membawa pembalap Indonesia ke ajang balapan resmi buatan Dorna tersebut.

Dalam undangan yang telah dibaca naikmotor.com dengan jelas menyebut IMI dan memilih pembalap Rafid Topan Sucipto. Menariknya dalam undangan tersebut disebutkan akan menanggung tim termasuk motor balap untuk Moto2.

Tidak hanya ikut pada FIM CEV Repsol International Championship Moto2, Topan juga konon dijanjikan akan mendapatkan kemudahan untuk berlaga sebagai pembalap  wild card di Moto2 2016 untuk seri Eropa.

Nah, melanjutkan kabar tersebut, besok, Rabu (13/4/2016) di arena IIMS 2016 akan dilangsungkan press conference Rafid Topan Road to MotoGP. Tertulis para nara sumber yang akan hadir adalah A.Judiarto (Ketua IMI DKI Jaya), Rafid Topan Sucipto, Ivan Rastianto (Marketing Manager Evalube), KYT, Ery Erlangga (Presiden Direktur Dyandra), Hendra Noor Saleh (Direktur Dyandra) dan Mohammad Adhitia dari Indoprom selaku manajer Rafid Topan.

Saat dikonfirmasi ke Ery Erlangga dalam perbincangan hari ini Selasa (12/4/2016) di arena IIMS 2016, pihaknya membenarkan bahwa Dyandra akan menjadi salah satu sponsor pembalap Indonesia yang akan berlaga di FIM CEV Repsol Moto2 2016.

“Iya, kita mendapat opportunity untuk join dan nilainya pun tidak terlalu besar karena masih ada sponsor lainnya yang ikut. Kita ingin membesarkan nama Dyandra di kancah motorsport dan karena sudah ada tim yang jadi, kita ikut mendukung Topan,” sebut Ery.

Menurut Ery, salah satu cita-cita Dyandra adalah bisa membuat event otosport yang dikemas dengan baik dan merakyat seperti drag race untuk memfasilitasi minat para penggemar balapan.” Kita lagi mencari lokasi yang tepat dan maunya dikelola dengan baik. Kita sudah mencoba kemarin di balap Scooter GP ingin membuat event balap yang enak ditonton dan informastif. Namun rupanya masih susah mengubah perilaku dunia balap di Indonesia untuk sekadar minta data pembalap seperti foto, “ sebut Ery. (Arif/nm)

LEAVE A REPLY

*