MotoGP Indonesia: Sentul Belum Jelas, Palembang “No Progres”

0
71

MotoGP_2016
MotoGP 2016 seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar. Foto: MotoGP

Jakarta (naikmotor) — Hingga kini kejelasan MotoGP Indonesia masih belum menentu. Dua tempat yang menjadi kandidat tuan rumah, Sirkuit Sentul dan Palembang belum ada perkembangan yang signifikan.

Padahal Dorna Sports selaku promotor MotoGP memberi tenggat waktu hingga Juni. pengelola Sirkuit Sentul Tinton Suprapto kabarnya akan tanda tangan kontrak dengan Harmann Tilke (designer sirkuit) sedangkan Palembang hingga kini belum ada informasi lebih lanjut atau no progres.

“Saat ini posisi Kemenpora sedang menunggu baik dari Dorna, Sentul maupun Palembang. Saat di Melbourne saya ketemu Pak Tinton dan menyatakan akan tanda tangan kontrak dengan Tilke,” ujar Menpora Imam Nahrawi saat berjumpa naikmotor.com (23/3/2016).

“Jika Sentul direnovasi pun harus mendapat persetujuan dari Dorna. Renovasi Sentul maupun pembuatan sirkuit baru (Palembang) tidak akan menggunakan APBN,” tambah pria yang berasal dari Bangkalan, Madura.

Seperti diketahui Indonesia dapat jatah dari Dorna  untuk menggelar MotoGP selama tiga musim. Opsi tiga tahun itu bisa dimulai pada 2017 hingga 2019 atau mulai 2018 hingga 2020. Hanya saja hingga kini belum memiliki sirkuit yang representatif.

Masih ditunggu kesiapan Sirkuit Sentul menggelar MotoGP mulai 2017. Sedangkan daerah lainnya, dalam hal ini Palembang di Sumatra Selatan, telah menyatakan baru siap menggelar MotoGP mulai 2018 karena harus membangun sirkuit baru. (Wl/nm)

LEAVE A REPLY

*