Demam Pocket Bike, Polini Mini Bike Laku Keras di Indonesia

2
1035

Polini-Pocket-Bike
Polini mini bike saat ditampilkan di ajang EICMA Milan Show lalu. Kini demam pocket bike tengah melanda kota-kota besar di Indonesia dan dikonsumsi para dewasa penggemar balap. Foto: Arif

Jakarta (naikmotor) – Pocket bike atau mini bike alias sepeda motor mini kini semakin populer di Jakarta hingga kota-kota lainnya seperti Jogjakarta dan Bandung. Penggemarnya bukan kalangan anak-anak, namun para dewasa hingga kalangan pembalap profesional.

Mereka memainkan serius motor kecil ini di sirkuit dengan modifikasi spesifikasi balap umumnya. Produk pocket bike beragam, ada yang model naked, trail, hingga sportbike, rata-rata dengan kapasitas di bawah 50cc dan ukuran ban di bawah 10 inci.

Tapi jangan salah meski mini, kecepatannya bisa menembus 100km/jam. Mini bike awalnya populer di Eropa, tak terkecuali Italia. Dan kini, Polini, nama yang beken di dunia 2 tak khususnya skuter, membawanya ke Indonesia melalui Scooter VIP.

Di Italia, menurut Dennil Sagita, CEO Scooter VIP pengagen resmi Polini di Indonesia, minibike telah dijadikan ajang pembibitan untuk pembalap dunia masa depan melalui ajang minimoto. “ Bahkan pembalap-pembalap dunia seperti Valentino Rossi, Marco Melandri, Andrea Dovizioso, dan almarhum Simoncelli pernah mengaspal di kejuaraan minimoto tersebut,” sebutnya.

Tentu saja, fenomena tersebut tak dilewatkan oleh Scooter VIP dengan menawarkan pocket bike produk Polini. Ada dua model yang ditawarkan, Polini 910 Carena S Air, dan 910 Carena S H2O.

Keduanya bermesin 2 langkah berkapasitas 36,69cc yang menghasilkan 6,2 daya kuda, bertransmisi percepatan tunggal dengan kopling sentrifugal.

Perbedaan antara kedua model mini sportbike itu, 910 Carena S Air mengandalkan pendinginan udara, lain lagi dengan H2O yang memang pendinginan mesinnya mengandalkan radiator coolant. Harga yang ditawarkan untuk model berpendinginan udara Rp 43.600.000, dan model dengan radiator Rp 47.880.000.

Sayangnya, meski tengah mendatangkan 12 unit untuk kedatangan Maret, semuanya telah habis dipesan. Open booking baru bisa dibuka lagi setelah kedatangan unit Maret. “Dari prinsipalnya kuotanya sedikit. Pemesanan hanya bisa per tiga bulan. Pemesannya kebanyakan perorangan, dan tentu sudah paham jaminan mutu produk Polini,” tutup Dennil setengah promosi. (Afid/nm)

Spesifikasi Polini Mini Bike

Polini 910 S H2O, water cooler
Mesin Polini Reverse Engine 2 langkah silinder tunggal, silinder aluminium, pendinginan udara
Bore 36 x stroke 39
Kapasitas    36,69cc
Rasio kompresi    16,2:1
Karburator    SHA 14-14
Pengapian elektronik dengan discharge induktif
BBM bensin tanpa timbal campur oli sintetis 2%
Intake dengan reed valve pada crankcase
Penyalaan manual dengan tali tarik
Kopling kering dengan balancer
Rangka aluminium campuran die cast yang diperkuat
Rem cakram depan    Ø 122 mm.
Rem cakram belakang    Ø 122 mm.
Ban depan    90/65-6,5
Ban belajang110/50-6,5
Kapasitas tangki    1,8 L
Berat kosong    19 Kg.
Panjang 945 mm, lebar (fairing)    240 mm.
Tinggi jok    400 mm.
Warna Biru/Hitam

Polini 910 Carena S Air
Mesin Polini Reverse Engine 2 langkah silinder tunggal, silinder aluminium, pendinginan udara
Bore 36 x stroke 39
Kapasitas    36,69cc
Rasio kompresi    16,2:1
Karburator    SHA 14-14
Pengapian elektronik dengan discharge induktif
BBM bensin tanpa timbal campur oli sintetis 2%
Intake dengan reed valve pada crankcase
Penyalaan manual dengan tali tarik
Kopling kering dengan balancer
Rangka aluminium campuran die cast yang diperkuat
Rem cakram depan    Ø 122 mm.
Rem cakram belakang    Ø 122 mm.
Ban depan    90/65-6,5
Ban belajang110/50-6,5
Kapasitas tangki    1,8 L
Berat kosong    18 Kg.
Panjang 945 mm, lebar (fairing)    240 mm.
Tinggi jok    385 mm.
Warna Biru

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

*