IIMS 2021 Bisa Digelar, JIExpo Kantongi Surat Keputusan Pembukaan Kembali Kegiatan Pameran

0
157
Motor Terbaik di Telkomsel IIMS 2019
Penganugerahan motor terbaik di Telkomsel IIMS 2019. Foto: Arif

NaikMotor – Perhelatan Indonesia International Motor Show alias IIMS 2021 yang akan digelar di JIExpo Kemayrona tampaknya hanya butuh 1 langkah lagi. JIExpo saat ini sudah mengantongi surat keputusan dari pihak berwenang. 

Dyandra Promosindo mengumumkan bahwa persiapan pelaksanaan IIMS 2021 yang akan digelar pada 18 -28 Februari 2021 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta semakin mendekati kenyataan. Tentunya, acara ini akan berlangsung dengan protokol kesehatan.

Kebangkitan kembali pameran otomotif setelah ikut terimbas pandemi Covid-19 tentunya ikut dinantikan oleh industri dan seluruh elemen otomotif di Tanah Air, serta pelaku industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition) yang mati suri lebih dari 1 tahun akibat pandemi.

Setelah berjuang memenuhi persyaratan Protokol Kesehatan berstandar tinggi, akhirnya pengelola JIExpo mendapatkan Surat Keputusan (SK) sebagai venue convention dan exhibition berstandar internasional di Jakarta yang diizinkan untuk menggelar pameran dengan ketat.

Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Pembukaan Kembali Usaha Pariwisata di masa PSBB Transisi Bagi Kegiatan Pameran yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, nomor 526 tahun 2020.

JIExpo Kemayoran dinyatakan memenuhi syarat dalam proses persiapan, inspeksi, hingga tahap simulasi faktual dalam penerapan prokes lengkap, berlapis, dan komprehensif. Berbagai fasilitas prokes seperti ambulans, ruang isolasi, disinfectant chamber, alat screening suhu tubuh yang telah terkalibrasi, ruang P3K, hand sanitizer dan fasilitas cuci tangan, media informasi dan rambu-rambu terkait penerapan prokes, SOP dan Satgas Covid-19.

“Surat Keputusan untuk JIExpo patut kita syukuri. Tetapi harus diiringi komitmen setiap penyelenggara event, untuk memperkuat dan mempertebal Prokes dalam hubungannya interaksi manusia,” ujar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra
Promosindo.

“Sebagai EO pameran yang sudah berkarya 26 tahun, Dyandra siap beradaptasi dengan cara baru dan membuat alternatif perspektif berbeda menikmati pameran. Bagi client kami, prioritasnya bukan lagi seberapa besar jumlah pengunjung. Tapi bagaimana awareness dan product knowledege tersampaikan pada target market masing-masing. Dan tentunya memenuhi Key Perfomance Indicator (KPI) jumlah produk terjual,” imbuhnya.

Dyandra Promosindo sendiri telah menjadi pioner dari transformasi wajah pameran otomotif yang lama menjadi pameran bisnis yang berlangsung secara hybrid (berlangsung secara offline dan online) sesuai tuntutan era New Normal.

“Dyandra sudah sukses melaksanakan IIMS Motobike Hybrid Show selama 10 hari di MotoVillage, awal Desember 2020. Ternyata sambutan industri dan konsumen sangat positif. Transaksi memuaskan, melalui event offline Prokes dan virtual berjalan beriringan. Ini semacam ajang belajar tim dan peserta pameran,” jelas Rudi MF, Project Manager IIMS 2021.

Dyandra Promosindo bersama JIExpo tentunya mengedepankan faktor kesehatan dan keselamatan para pihak yang terlibat dalam pameran. Dyandra dan JIExpo juga sepakat untuk menyiapkan antisipasi jika terjadi Force Majeure atau kondisi di luar kendali, yaitu kondisi pandemi dianggap masih belum kondusif. Arahan dari regulator menjadi pegangan waktu penyelenggaraan acara inii.

“Kami sangat siap menyambut IIMS 18-28 Februari 2021. Namun, kami telah siapkan jadwal cadangan di JIExpo untuk IIMS, 18 – 28 Maret 2021 dan 15 – 25 April 2021 demi memastikan IIMS 2021 tetap berjalan,” ungkap Ralph Scheunemann, Marketing Director JIExpo.

Dalam kondisi perizinan bergerak dinamis seperti saat ini, diperlukan jadwal cadangan agar calon peserta pameran memiliki rencana jelas manakala harus mempersiapkan konstruksi, konsep kendaraan display, salesman, program acara, SPG, mobilisasi tim, hingga budgeting.

“Sinergi dan kolaborasi itu juga diwujudkan dengan sikap respek dan menjaga planning setiap client IIMS. Kita berusaha keras menghindari pengumuman postponed (penundaan) berulang-ulang,” terang Rudi MF. (Litha/Prob/NM) 

LEAVE A REPLY

*