Tahukah Anda Motor Ducati ikut Didesain Italjet?

0
105

Musium-Ducati-Bologna_13
Ducati 750 Imola Desmo Paul Smart merupakan salah satu motor yang desainnya dikerjakan oleh oleh Leopoldo Tartarini, founder dari Italjet . Foto: Arif

Bologna (naikmotor) – Keberhasilan Ducati menancapkan kiprahnya di blantika otomotif duniahingga sekarang ternyata ada campur tangan dari Italjet melalui foundernya, Leopoldo Tartarini.

Produk Ducati yang popular pada balap 750cc 1971, dan versi jalan raya 750SS, serta Ducati Paul Smart yang memenangkan Imola 200 1972, termasuk mesin parallel twin 350cc dan 500cc demikian juga Darmah V 900cc, ternyata didesain dan diproduksi oleh Italjet.

Mesin dan model ikonik itu didesain oleh Leopoldo Tartarini, founder dari Italjet yang meninggal 11 September 2015 lalu. Hubungan dengan Ducati dimulai pada 1955, ketika Tartarini dikontrak sebagai pembalap dan insinyur pengembangan Ducati di Bologna.

Dia bekerja bersama Ing Fabio Taglioni. Sayangnya pada 1956 karir balap Tartarini berhenti karena kecelakaan. Tetapi pada 1957, Tartarini malah melakukan turing keliling dunia selama 13 bulan menempuh 59.545km bersama Giorgio Monetti, Export Sales Manager Ducati. Perjalanan dunia dimaksudkan sebagai promosi produk Ducati, mereka menggunakan dua Ducati 175cc.

Karir Tartarini dimulai sejak usia 20 tahun pada 1952, ketika memenangkan balap 18 jam di kelas side car, dalam maraton open roads di Milano-Taranti. Tartarini menggunakan BSA 650 Golden Flash yang didesain dan dibangunnya sendiri. Tartarini kemudian bergabung dengan tim balap MV Agusta atas tawaran Count Domenico Agusta pada 1954. Ia malah enolak permintaan ibunya untuk mengelola dealer sepeda motor milik keluarga di Bologna.

Bisnis sendiri dimulai pada Pebruari 1960 ketika mendirikan Italemmezeta (ItalMZ). Produk awalnya cafe racer MZ dan bermesin Minarelli. Pabrikannya baru menggunakan nama Italjet pada 1961. Proyek pertamanya membuat mesin pengganti BSA Bantam lama dengan 160 cc 2 tak Minarelli. Tartarini menjabat sebagai komisaris BSA-Triumph saat itu.

Meski proyek Ariel tersebut tak berhasil diproduksi tetapi Italjet Grifon yang bermesin Triumph Bonneville 650cc 1967 berhasil terjual 300 unit di Italia, sementara 300 unit lainnya ke Amerika dan negara lain. Produk dikenal sebagai cafe racer Triton yang popular di Inggris.

Produk Italjet pun merambah Amerika dengan diawali Minarelli 50cc, dengan 15.000 unit terjual kemudian. Produk berikutnya untuk Amerika, sepeda motor besar atas kerja sama dengan Indian berbasis Italjet Grifon, menggunakan mesin Royal Enfield Interceptor 750cc twin-cylinder dan mesin Velocette 500cc single-cylinder.

Pada pertengahan 1990-an Italjet telah menghasilkan 90.000 unit mesin sepeda motor per tahun, dengan 180 pekerjanya.

Sebenarnya banyak proyek ditawarkan tetapi kesulitan modal menerpa. Akibatnya Grifon 3 silinder gagal ditampilkan pada Milan Motor Show 1999, padahal itu adalah produk pertama Italjet kapasitas besar sejak 35tahun berdirinya. Mesin pengembangan Grifon 650 akhirnya digunakan oleh Triumph triple-cylinder 900cc berpendinginan cairan.

Dalam 44 tahun berdirinya Italjet telah mendesain lebih dari 150 sepeda motor dan skuter berbeda. kebanyakan didesain sendiri oleh Tartarini. (Afid/nm)

Leopoldo-Tartarini-Italjet

LEAVE A REPLY

*