NaikMotor – Jalan rusak atau berlubang biasanya disebabkan oleh aspal yang diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Begini berkendara di jalan berlubang agar tidak terperosok.
Jalanan berlubang dan rusak bisa membahayakan penggunanya, utamanya bagi pengendara sepeda motor. Agar tidak terperosok, berikut tips berkendara di jalan berlubang dari Federal Oil.
Kurangi kecepatan motor
Hal yang pertama yang harus kamu lakukan saat mengetahui di depan terdapat jalanan berlubang adalah dengan mengurangi kecepatan laju kendaraan. Hal ini guna menghindari terjadinya benturan keras antara aspal dengan motor yang kamu kendarai.
Selain itu, jika terdapat sisi jalan yang masih dalam kondisi baik alias tidak berlubang. Sebaiknya, kamu hindari jalanan rusak tersebut dan lewatilah yang masih dalam kondisi bagus.
Hindari jalanan berlubang yang digenangi air
Jika ternyata jalanan berlubang yang akan kamu lewati digenangi oleh air. Maka sebaiknya kamu hindari melewati jalan tersebut.
Hal ini untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang di luar dugaan. Karena Anda tidak mengetahui pasti berapa kedalaman lubang tersebut.
Berkendara dengan mengikuti kendaraan yang ada di depan
Jika kondisi jalanan cukup ramai, kamu bisa mengikuti pengendara yang ada di depan dan melintasi sisi jalan yang sama seperti yang ia lewati sebelumnya.
Biasanya, pengendara yang berada di depan memilih jalan yang memiliki kondisi bagus. Sehingga, Anda hanya tinggal mengikuti geraknya supaya tidak jatuh atau terjerembab.
Jaga jarak dengan pengendara lain
Jaga jarak yang dimaksud adalah kamu memberikan space dengan pengendara lain agar tidak saling berhimpitan atau menabrak kendaraan di depan yang melakukan rem mendadak.
Mengingat jalanan berlubang sangatlah berisiko bagi keselamatan, maka kamu juga harus tetap berhati-hati selama melintasi jalanan yang rusak dan berlubang.
Tetap fokus
Bagi para pengendara motor maupun mobil, fokus dan berkonsentrasi penuh terhadap jalanan yang dilewati merupakan sebuah keharusan. Hal ini dikarenakan ketika kamu fokus, maka risiko sekecil apapun masih bisa diantisipasi.
Misalnya, saat melewati jalanan berlubang. Pengemudi di depan kamu melakukan pengereman mendadak. Jika kamu saat itu tengah melamun, maka hal yang mungkin terjadi adalah tabrakan yang tak bisa dihindari. (Daus/Prob/NM).