Hindari Meletakkan 2 Jari di Handle Rem Depan, Bahaya!

0
53
jari di handle rem
Foto: Afid

NaikMotor – Masih banyak pengendara sepeda motor yang melakukan kebiasaan meletakkan dua jari di handle rem depan. Padahal, kebiasaan tersebut bisa berbahaya dan menimbulkan kecelakaan.

Mayoritas pengendara sepeda motor masih belum memahami tata cara berkendara yang baik dan benar. Terbukti masih banyak yang melakukan kebiasaan meletakkan dua jari pada handle rem depan.

Kebiasaan tersebut cenderung menimbulkan resiko kecelakaan, seperti yang dijelaskan oleh Jusri Pulubuhu selaku Founder & Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Centre (JDDC).

“Mengendarai sepeda motor itu diperlukan kebiasaan yang baik dan benar, sebab dalam saat di jalan dapat ditemui hal-hal yang tidak kita prediksi, seperti kucing menyeberang, pengendara lain berbelok mendadak, dan lain sebagainya.”

“Kebiasaan meletakkan dua jari pada handle rem depan tidak dibenarkan. Sebab, refleks riders pada umumnya akan menggerakan dua jari tersebut saat bertemu objek yang di luar prediksi. Ketika orang itu di jalan dan melihat situasi bahaya, otak pasti akan refleks mengirim sinyal ke tangan buat narik rem depan, padahal kita belum mau rem. Lebih bahaya kalau jalur lagi licin, ketika jalur licin potensi ban depan tergelincir pasti besar,” imbuh Jusri.

Jusri juga menjelaskan bagaimana baiknya berkendara yang baik dan benar agar terhindar dari kecelakaan atau tergelincir.

“Ketika ingin mengurangi kecepatan, teknik yang benar adalah menarik tuas rem belakang dan depan secara bersamaan. Tapi usahakan ketika menekan rem depan dilakukan dengan tiga atau empat jari,” katanya.

Fungsi menggunakan 3 atau 4 jari agar pengereman lebih optimal, menarik tuas rem depan dengan empat jari secara otomatis akan membuat handle gas mengendur atau menutup, sehingga menghasilkan efek engine break yang dapat membantu mengurangi kecepatan.

“Mengendarai sepeda motor memang dibutuhkan kebiasaan yang baik dan benar agar terhindar dari kecelakaan. Seperti kita ketahui angka kecelakaan didominasi oleh roda dua,” tutup Jusri. (Daus/Prob/NM).

LEAVE A REPLY

*