Ini Dia Do’s and Don’ts dari Wahana Honda Saat Ganti Oli Sendiri di Rumah

0
70
motor panjang umur
Foto: twelfthroundauto

NaikMotor – Motoris bisa belajar untuk melakukan perawatan motor ringan saat #dirumahaja, seperti ganti oli misalnya. Berikut cara ganti oli sendiri dari PT Wahana Makmur Sejati, main dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang.

Oli menjadi komponen krusial bagi semua jenis kendaraan, termasuk sepeda motor. Oli berfungsi untuk melumasi bagian mesin agar tidak saling bergesekan, menimbulkan panas dan kerak karena kotoran yang masuk ke mesin.

Bagi sebagian orang, jika ingin ganti oli agar tidak ribet tentu saja akan pergi ke tempat servis, namun di saat seperti ini di mana kita harus membatasi jarak dengan orang lain, ada baiknya kita belajar ganti oli sendiri. Wahana Honda membagikan beberapa informasi mengenai apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan pada saat ganti oli.

Do’s: 

  1. Periksa kekentalan oli setiap 2 minggu sekali
  2. Saat ingin ganti oli, nyalakan mesin dan biarkan menyala paling tidak selama 5 menit. Tetapi jika motor baru dipakai, biarkan kendaraan mati selama kurang lebih 30 menit.
  3. Tiriskan oli sampai tetes terakhir tanpa harus disemprot saat ingin menggantinya dengan oli baru
  4. Tuang oli sesuai aturan, jangan terlalu kurang dan jangan berlebihan
  5. Ganti oli setiap menempuh jarak 2500 meter atau 3000 meter perjalanan, atau paling tidak sekitar 2 bulan pemakaian
  6. Menggunakan merk oli lain atau ganti merk itu bukan masalah asal kekentalannya sama
  7. Setelah proses ganti oli selesai, jangan langsung menggunakan kendaraan, tapi panasi lebih dulu sekitar 5 menit

Don’ts: 

  1. Menyemprot angin kompresor ke mesin saat sedang ganti oli, karena angin dari tangki tersebut mengandung air yang dapat tertinggal di dalam mesin ketika disemprotkan
  2. Membuang oli bekas sembarangan karena oli merupakan limbah berbahaya dan beracun
  3. Mengencangkan penutup oli menggunakan alat, cukup gunakan tangan karena penutup oli sudah didesain untuk menggunakan tangan saja
  4. Mencampur oli dengan merk berbeda, hal itu bisa berpengaruh pada performa dan kinerja mesin nantinya
  5. Tidak perlu mengganti filter atau saringan tiap ganti oli
  6. Melumasi rantai menggunakan oli bekas, karena gram besi pada oli bekas bisa memperpendek umur rantai

Itulah beberapa hal yang sebaiknya dilakukan dan yang harus dihindari saat mengganti oli sendiri. Yuk manfaatkan waktu saat #dirumahaja dengan belajar merawat kendaraan kesayangan bersama NaikMotor(Litha/Prob/NM) 

LEAVE A REPLY

*