Begini Ubahan CRF150 Tommy Salim Juara Umum Trial Game Asphalt 2019

0
123
Tommy Salim memimpin perolehan standing poin di kelas Trail 175 Open dalam Trail Game Assphalt dan menjadi Juara Umumnya. Foto : Istimewa

NaikMotor – Semangat Tommy Salim untuk memperbaiki prestasi di serial Trial Game Asphalt (TGA) 2019 berbuah hasil. Tommy Salim juara umum TGA 2019 kelas Trail 175 Open dengan CRF150 yang telah ditune.

Rider bertalenta bagus asal Kota Pahlawan Surabaya, Tommy Salim telah mengikuti semua seri TGA 2019. Di Final, Tommy Salim juara umum TGA 2019 kelas Trail 175 Open. TGA 2019 Final digelar di Sirkuit Gokart Boyolali, Jawa Tengah (14-15/12/2019) kemarin.  Menggunakan motor Honda CRF150 yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa sesuai kelas yang diikuti, membuat performa yang ditunjukkan ketika mengikuti moto 1 dan moto 2, sudah bisa diprediksi.

Olahan kaki-kaki dari JC Suspension Surabaya, hantarkan local rider kampiundi kelas unggulan.

Mengantongi perolehan total poin sebesar 224 saat bertarung hingga seri akhir, performa motor Honda CRF150 yang dipakai oleh Tommy Salim, memang digdaya. Ubahan  dan spesifikasi mesin yang dilakukan pada motor lansiran 2018 tersebut, sudah sesuai dengan regulasi yang ditentukan.

“Ubahan pertama pada dapur pacu dengan kubikasi maksimal 175 cc, diantaranya bore up piston menjadi 62 mm. Honda CRF150 dengan langkah standar 58 mm dan diameter piston 62 mm membuat angka yang didapat untuk mesin terbilang 175 cc, sesuai dengan regulasi. Dengan kompresi tinggi yang dimiliki sebesar 13,5 : 1, penggunaan klep in – ex 33 – 29, membuat olahan tenaga yang dihasilkan mudah mengikuti gaya riding style Tommy Salim yang agresif,” ungkap Fauzan yang merawat tunggangannya.

Penggunaan komponen lokal asal Tangerang RC3, pada knalpol, per kopling dan per klepnya.

Selanjutnya, sistem pembakaran juga mengalami perubahan. “ Mengganti TB standar dengan yang lebih besar menjadi 32 mm yang mencomot dari Honda CB150 Street  Fire dirasakan paling pas. Penggantian rasio di gigi 3 dan 4 yang dibikin lebih enteng, sedangkan lainnya masih mengandalkan rasio standarnya. Beberapa komponen lain yang juga disupport oleh RC3, sebuah brand part racing after market seperti, knalpot diameter silencer 65 mm, per klep dan per kopling ikut mengantarkan Tommy Salim menjadi kampiun di kelas Trail 175 Open,” urai Ojan panggilan akrab mekanik asal Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini.

Keistimewaan lain yang dimiliki oleh pengguna nomer start 75 ini terletak pada kaki-kaki yang sudah di set up khusus. “ Bengkel spesialis suspensi di Surabaya Jawa Timur yakni JC Suspension dipercaya untuk mengolah sok uoside down dan monosok pada pacuan Tommy Salim. Selama balap moto 1 dan moto 2, ban yang dipakai Pirelli Superbike SC 0 slick tire yang terbukti memangkas waktu cukup fantastis,” pungkasnya. (Maleha/Prob/NM)

LEAVE A REPLY

*