SSFC Korwil Cileungsi Adakan Sosialisasi Bahaya Microsleep Saat Berkendara

0
Korwil Cileungsi
Sosialisasi bahaya microsleep saat berkendara yang dilakukan oleh SSFC Cileungsi. Foto: SSFC

NaikMotor — Suzuki Satria F150 Club (SSFC) Korwil Cileungsi yang masuk dalam 15 besar Safety Campaign Award (SCA 2019) mengadakan kampanye keselamatan berkendara dengan mengangkat tema lelah saat berkendara.

Sosialisasi yang dikemas dalam diskusi bersama sekitar 100 pengendara motor ini berlangsung di Waroeng Heyz, Jl. M Kahfi 1 No.22 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 16 November 2019.

Bukan hanya dari kalangan komunitas saja, kampanye ini dihadiri juga oleh para rider yang membawa motor saat bekerja dengan mendatangkan 3 praktisi diantaranya, Dr. Gia Pratama dari ER Doctor RS Prikasih, Enterpreneur, Hospital Public Relation, serta Yogie Baskoro Instruktur Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) dan Mexvico Arian, Enterpreneur Belajar Helm.

Melihat maraknya kecelakaan lalu-lintas yang disebabkan oleh faktor lelah, SSFC Korwil Cileungsi tergerak untuk melakukan diskusi dengan pakar yang ahli dibidangnya dengan membahas secara detail.

Yakni bahaya Microsleep atau yang biasa kita kenal hilang kesadaran atau tertidur saat berkendara karena faktor kondisi fisik yang lelah dan faktanya menjadi nomor urut pertama kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh lelah.

Korwil Cileungsi
Peserta saat mengikuti diskusi bahaya microsleep saat berkendara. Foto: SSFC

Dr. Gia Pratama memberikan materi kepada audiens melatih otak untuk berkonsentrasi, faktor lain selain micro sleep itu sendiri ialah kurangnya konsentrasi dan banyak diantara kita yang belum paham kondisi tubuh sendiri.

Cara mengetahui tubuh lelah salah satunya dengan memegang leher dengan telapak, ketahuilah seberapa cepat denyut dan bila denyut semakin cepat tandanya tubuh kita butuh istirahat.

Selain itu bisa dengan menekan bagian ujung jempol dengan kuat beberapa detik, yang awalnya kemerahan setelah ditekan menjadi putih, bila kembalinya merah selama 3 detik lebih artinya tubub kita butuh istirahat.

Kemudian untuk melatih fungsi otak agar berkonsentrasi dengan mengkonsumsi Gula tidak lebih dari 5mg perhari, Berolahraga, mengkonsumsi air putih dengan cukup, dan buah coklat hitam, pisang, bayam, telur dan ikan salmon.

Sementara itu Yogie Baskoro,  Instruktur Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) memberikan 4 kunci selamat saat berkendara. Yang pertama ialah Waspada saat berkendara, fokus saat mengendarai motor atau kendaraan lainnya.

Kedua, kesadaran bahwa otak yang sadar, singkron antara pikiran dan tindakan atau gerakan tubuh tidak terpengaruhi alkohol atau hilangnya fokus akibat bermain handphone.

Ketiga,  attitude saat di jalan mematuhi rambu lalu lintas, berprilaku saling menghargai sesama pengguna jalan raya. Keempat, antisipasi dibagi dua sebelum terjadinya kecelakaan dan sesudah kecelakaan.

Korwil Cileungsi
Foto bersama usai sosialisasi yang diikuti lebih dari 100 biker. Foto: SSFC

“Dengan adanya sosialisasi ini SSFC Korwil Cileungsi berharap selain menambah ilmu pengetahuan audiens yang hadir, kami juga bisa menyampaikan kepada orang sekitar agar mengetahui bahaya dari lelah saat berkendara terutama micro sleep, yang sudah pasti setiap orang pernah mengalami hal tersebut, dan menjadi riders yang paham menanggulangi lelah saat berkendara.” ungkap M.ilham farizqi, Ketua SSFC Korwil Cileungsi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here