Oli Mesin Jangan Kurang Begini Akibatnya

0
438
Oli Mesin Jangan Kurang
Laher noken as yang tersembunyi. Foto: Maleha

NaikMotor – Penggantian oli mesin wajib berkala dan jangan lupa periksa selalu ketinggiannya. Oli mesin jangan kurang jika tidak ingin mengalami masalah.

Seperti kisah seorang pengendara ojek online (ojol). Karena durasi pemakaian dan jarak tempuh ratusan kilometer dalam sehari, maka soal pengecekan ketinggian oli rutin terabaikan. Meskipun ia selalu melakukan pergantian oli berkala, tetapi oli akan menguap selama pemakaian.

Bagus Badak pemilik Connect Garage yang ngendon di jalan Beo, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan menerima klien seorang ojol. Klien dalam usahanya menggunakan Yamaha NMAX lansiran 2018 yang sudah menempuh 37 ribuan km. “Skuter bongsor Yamaha itu mengeluarkan bunyi klotok-klotok. Gejalanya berisik seperti suara setang seher beradu. Bagian pertama yang diperiksa adalah adjuster tonjokkan keteng, kondisi normal. Kemudian klep saat diukur juga di cek terakhir kerenggagan rantai keteng masih bagus,” cerita Bagus.

“Ternyata tak disangka bagian yang bikin suara berisik itu ada pada laher noken as yang posisinya ngumpet di head,” imbuhnya. “Gangguan itu terjadi akibat volume pelumas yang berkurang drastis saat dilakukan penggantian periodik, membuat pelumasan pada bearing noken as yang posisinya ngumpet jadi tidak mendapat asupan oli mesin,“ lanjut pebengkel yang didominasi pasien Satria F150.

Sehingga laher noken as berkode 6001 itu wajib diganti. Jadi oli mesin jangan kurang, meski rajin ganti oli tetapi ada rutinitas tambahan, periksa ketinggian oli mesin. (Maleha/Prob/NM)

LEAVE A REPLY

*