Astra Honda Safety Riding Instructors Competition 2019 Terapkan Metoda Baru

0
33
AH-SRIC 2019
AH-SRIC 2019 menyiapkan instruktur safety riding terampil digelar di Medan. Foto: istimewa

NaikMotor – Kegiatan tahunan ke-13 menyiapkan instruktur safety riding yang terlatih digelar PT Astra Honda Motor (AHM). Astra Honda Safety Riding Instructors Competition atau AH-SRIC 2019 digelar di Medan, 28-31 Juli 2019.

Bertema #Cari_Aman Saat Naik Motor, AH-SRIC 2019 ini diterapkan metode uji baru yakni Low Speed Balance Skill untuk seluruh kategori yang dilombakan. Hal ini ditujukan untuk melatih para instruktur dapat terampil dalam mengontrol kecepatan dan menjaga arah kendaraan saat melaju dengan kecepatan rendah.

AH-SRIC diikuti 166 peserta​ yang lilos seleksi regional sebelumnya, siap berlaga di kompetisi tingkat nasional yaitu 18 instruktur kelas big bike, 54 instruktur kelas sport, 11 instruktur wanita kelas skutik, 20 tim instruktur Grup Main Dealer dan 6 tim instruktur Safety Riding Center. Dealer-dealer Honda pun turut aktif dalam kampanye safety riding dengan menurunkan 28 advisor dealer. Selain itu, 38 advisor komunitas kelas sport dan 24 komunitas kelas skutik juga turut serta di ajang bergengsi tahunan ini.

​Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan, “Para instruktur safety riding Honda merupakan salah satu ujung tombak AHM dalam mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk berperan aktif menciptakan budaya aman dan nyaman saat berkendara. Setelah usai menjalani kompetisi, mereka akan kembali aktif di tengah-tengah masyarakat dalam mengkampanyekan ilmu keselamatan berkendara yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Andy.

​Selain Low Speed balance Skill, para peserta juga di uji keterampilannya dalam berkendara melalui sesi praktik yang mencakup teknik pengereman, pengendalian kestabilan, pengoperasian sepeda motor dan posisi berkendara melalui uji Braking, slalom course dan Low Speed Balance Skill. Tidak hanya sesi praktik seluruh peserta juga mengikuti uji teori meliputi pengetahuan keselamatan berkendara serta kemampuan melakukan edukasi kepada masyarakat dengan beragam alat peraga. (Rls/NM)

LEAVE A REPLY

*