Gawat, Drama Lorenzo Terus Berlanjut Kali Ini Digerebek Petugas Pajak

0
76
Drama Lorenzo Terus Berlanjut
Motorhome Lorenzo digerebek petugas bersenjata, apa pasal? Foto: speedweek

NaikMotor – Rupanya drama Lorenzo terus berlanjut. Kali ini soal tunggakan pajak, bahkan Lorenzo didatangi petugas bersenjata di Motorhome-nya.

Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, terus dirundung malang. Setelah menjadi biang jatuhnya 3 Pembalap lawan di MotoGP 2019 Catalunya, lalu terjatuh saat Tes Catalunya Senin lalu. Kali ini drama Lorenzo terus berlanjut, ketika didatangi petugas pajak soal tunggakannya.

Disebutkan tunggakan pajak sekitar Euro 55 juta, Euro 25 juta untuk pendapatannya di MotoGP 2017 dan Euro 30 juta untuk musim 2018. Pada dua musim itu, Lorenzo masih tergabung di Ducati Corse.

Rupanya Lorenzo dan penunggak pajak Spanyol memiliki cara berkelit menghindari pajak, yakni, dengan tinggal di Swiss. Lorenzo diketahui telah tinggal di Lugano, Ticino, Switzerland sejak pertengahan 2013.

Namun, meski demikian, petugas pajak Spanyol tidak membiarkannya. Mereka mengerebeknya saat di Paddock Catalunya, kemarin (18/6/2019). Tidak tanggung-tanggung, para petugas pajak itu didukung petugas bersenjata (Polisi). Ke-6 petugas itu mengepung Motorhome-nya. Bahkan, kemudian mereka menyuruh Lorenzo keluar dengan suara keras.

Atas peristiwa itu, para tetangga motorhome terkaget dan tidak percaya akan kejadian itu. Hingga ketika manajer Lorenzo, Albert Valera diinterogasi di depan umum.

Menurut seorang ahli pajak Eropa, petugas pajak sepertinya lebih menekankan tagihan atas pendapatan Lorenzo di 4 seri MotoGP di Spanyol: Jerez, Barcelona (Catalunya), Aragon dan Valencia. Nilainya sekitar 55% dari 1/5 gaji tahunannya, termasuk pendapatan dari sponsor pribadi (Energy drink, helmet, leather suit, dan sebagainya). Pajak yang harus dibayar di negara dimana event berlangsung. (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*