Kopdarkustik Satria120ers Chapter Yogyakarta Mengajak Komunitas Jeli Menggunakan Medsos

0
136
Satria120ers Chapter Yogyakarta
Kopdarkustik Satria120ers Chapter Yogyakarta bertemakan anti hoax. Foto: istimewa

NaikMotor – Media sosial alias medsos bagai buah simalakama, memudahkan berbagi informasi tetapi bisa menyesatkan. Untuk itu Satria120ers Chapter Yogyakarta menggelar Kopdarkustik, (20/4/2019).

Sejatinya di era digital saat ini semua elemen masyarakat hingga komunitas motor lebih mudah menerima berita hoax. Terutama yang bisa menimbulkan konflik terlebih di dunia biker yang penuh dinamika. Gelaran kopdar ke-4 yang diselenggarakan oleh komunitas motor underbone 2 langkah, Satria120ers Chapter Yogyakarta dengan Riders Against Violence, bermaksud mengajak komunitas untuk jeli memanfaatkan medsos.

Kopdarkustik tahun ini mengusung tema ”Ride Our Digital Content“, berlangsung di gedung SCCUII, Kaliurang, Yogyakarta. Dalam gelaran Satria120ers menggandeng Nada Bicara dan Polda DIY, mengajak anggota komunitas motor untuk saling belajar menjaga, menghargai sebagai sesama manusia yang beragam, terutama di Era Digital saat ini.

Fery Rooster yang ditunjuk ssebagai ketua pelaksana kopdarkustik #4 menjelaskan, “Kopdarkustik kali ini agar kita lebih bijak dalam menggunakan Sosmed, dikarenakan sudah sangat memprihatinkan perilaku nitizen di sosial media saat ini. Selain banyak sekali hoax, adapula konten, posting dan komentar yang dampaknya negatif, yang bisa memancing keributan dan kekerasan.”

Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda DIY AKBP Sinungwati, S.H. ,MIP terkait dengan materi tentang dampak dan akibat ketika salah dalam memanfaatkan internet khususnya sosial media menyatakan, “Hati-hati ketika posting atau mengunggah sesuatu yang negatif di sosial media, karena itu akan menjadi Jejak Digital yang tidak akan pernah hilang,” jelas Pamen Polwan itu.

Uniknya dalam gelaran itu ditampilkan performa band dri kalangan Satria120ers Yogjakarta dengan lagu-lagu karya sendiri yang berisi ajakan untuk tidak arogan dan saling menghormati di jalanan. Ditutup dengan deklarasi penandatanganan bersama pernyataan sikap anak motor tolak kekerasan dari berbagai chapter Satria120ers se-Jawa.

Kopdarkustik juga tidak hanya mengundang member dari komunitas Satria120ers se-DIY dan sekitarnya untuk menyatakan diri sebagai anak motor yang menolak Kekerasan (Riders Against Violence), tapi kami juga mengundang beberapa komunitas motor ataupun komunitas diluar motor yang lain untuk ikut pada acara ini. “Harapan ke depannya, akan lebih banyak lagi yang bisa kami undang untuk ikut menyatakan sikap menolak kekerasan dan meluas ke skala nasional untuk bisa memberikan dampak yg positif,“ papar Anggi Ting-Ting dari divisi media dan publishment Satria120ers . (Maleha/Prob/NM)


LEAVE A REPLY

*