Annisa Saugi, CEO Ducati Indonesia dari Finansial ke Dunia Industri Roda Dua

0
589
Annisa Saugi
Annisa Saugi merasa makin tertantang untuk bergelut di dunia roda dua. Foto: Yusuf Arief

NaikMotor – Industri sepeda motor didominasi laki-laki, tetapi ada juga wanita yang mendobraknya bahkan menjadi bos industri kaum pria itu. Seperti Annisa Saugi, CEO Ducati Indonesia.

Dalam rangka Hari Kartini 2019, tentu menarik mendengarkan kiprah seorang wanita yang lama berkecimpung di dunia finansial internasional, menegakkan kembali eksistensi produk sepeda motor premium dari Italia. Annisa Saugi tentunya menghadapi 2 tantangan penting dalam kiprahnya, soal gender dan produk Ducati.

”Saya rasa soal kesetaraan gender sudah biasa di masa sekarang, bukan lagi poin yang harus diperjuangkan. Maka ketika saya memegang Ducati yang berkonotasi dunia laki-laki justru itu menjadi tantangan,” buka Annisa Saugi, CEO PT Cakra Motor Sports (CMS), APM Ducati di Indonesia, saat ditemui di kantornya di Kemang Utara, Jakarta Selatan.

Meski belum pernah naik motor dalam hidupnya, wanita berusia 41 tahun ini merasa makin tertantang untuk bergelut di dunia roda dua. Apalagi brand Ducati sendiri adalah produk yang menarik bagi Annisa.

Menurutnya, peminat Ducati di Indonesia banyak. Pemiliknya bukan sekedar memiliki produk Italia yang kencang dan berdesain khas, tetapi mereka memilikinya dengan passion. Banyak di antara mereka tahu persis produk yang dimilikinya dan menjadi bagian gaya hidup mereka.

Annisa Saugi
Mau belajar naik motor. Foto: Yusuf Arief

”Saya banyak belajar dari mereka, terutama anggota komunitasnya dan yang pasti aku akan belajar naik motor,” akunya.

Mengenai pengelolaan APM Ducati yang kini telah beralih dari Garansindo Euro Sport ke CMS. Ia merasa beruntung didukung staf yang solid dan paham job description masing-masing beserta dukungan penuh dari principal Ducati Asia Pacific.

Annisa akan melakukan pembenahan yang akan berimbas ke pelayanan terhadap konsumen termasuk after sales, seperti penyelesaian dokumen motor agar segera diterima konsumen, layanan service dan keluhan konsumen bisa ditanggapi dengan cepat. Bahkan, Ducati kini punya flying mechanic.

“Tentunya perluasan layanan (3S) masih satu paket yang harus kita benahi, saya berencana akan membuka dealer baru di kota Medan, Surabaya dalam waktu dekat. Di sana peminat Ducati tinggi.” jelas mantan Director of Investment Bank lembaga finansial dari Amerika Serikat, JP Morgan Indonesia.

Annisa Saugi
Menyiapkan program kepemilikan Ducati tanpa bunga. Foto: Yusuf Arief

Program lainnya adalah kemudahan kepemilikan. Selain mendapat dukungan penuh dari principal (Ducati Motor Holding SpA, Italia) untuk program selama 1 tahun, CMS juga sudah mendapat dukungan dari  perusahaan pembiayaan dengan bermacam produk, salah satunya Pegadaian Amanah dengan Program Tanpa Bunga.  Tidak itu saja, beberapa Bank juga telah siap menyediakan program kepemilikan Ducati dengan bunga cicilan 0%.

Sementara untuk produk Ducati sendiri akan diperkenalkan tidak melulu dalam bentuk promosional. Tetapi diperkenalkan sebagai merek yang akan membawa kemaslahatan bagi semua, baik Ducatisti maupun masyarakat.

“Jadi Ducati tidak hanya dikenal sebagai motor Italia, tetapi produk yang membaur. Sudah kita siapkan berbagai program untuk itu, seperti akan dukung event Flat Tracker Scrambler, bukan hanya melibatkan pemilik Ducati saja, Faby Tsui COO Ducati ikut, komunitas Scambler ikut dan masyarakat ikut terhibur,” papar Anissa dengan senyum manisnya.

Tidak itu saja, wanita bertubuh semampai ini juga akan mengemas kegiatan touring ke destinasi wisata budaya, sehingga para Ducatisti mengenal kekayaan budaya nusantara sekaligus mengeksplornya. Seperti saat ini Ducati tengah mendukung Piala Presiden 2019, yang bertujuan agar Ducati juga dikenal secara lintas interest dan komunitas bola yang lebih luas. (Afid/nm)

Annisa Saugi
Membaur dan sebagai merek yang akan membawa kemaslahatan bagi semua, baik Ducatisti maupun masyarakat. Foto: Yusuf Arief

LEAVE A REPLY

*