Jika Mekanik Balap Memodifikasi Honda CB100 1976, Hasilnya Minimalis Klimis

0
523
Memodifikasi Honda CB100 1976
Honda CB100 1976 dimodifikasi ala Japs Style, minimalis. Foto: Maleha

NaikMotor – Rico Wijaya sejatinya mekanik balap, pekerjaannya selalu runtut, biar motor mengeluarkan performanya maksimal. Ketika memodifikasi Honda CB100 1976 pun demikian cuma kali soal tongkrongannya.

Mekanik yang juga pemilik bengkel Wijaya Motor Sport yang ada di Kemanggisan Pulo, Jakarta Barat, sudah terbiasa mengerjakan motor balap maupun servis harian. Rutinitas itu membuatnya jenuh. Maka memodifikasi Honda CB100 1976 pun jadi pelampiasan.

Karena biasa bekerja runtut maka kegiatan pelampiasan eh modifikasi pun demikian. Sasaran pertamanya, area komstir. Sebagai permulaan yang dilakukan Rico yaitu sedikit merubah posisi komstir dari standar pabrikan dengan taste yang dia miliki.

Tetapi itu ada tantangannya, harus memasang suspensi depan berikut roda dan ban ke komstir terlebih dahulu. “Mengubah rake berapa derajat bukan jadi patokannya, tapi akan ketahuan saat ban dan suspensi terpasang. Disesuaikan dengan jarak bebas roda depan dengan mesin untuk didapat estetika yang pas. Untuk itu kuncian plat segitiga di komstir dipotong pakai gergaji, kemudian dibengkek dikit-dikit hingga ketemu jarak yang sesuai. Baru di las mati, paparnya membuka rahasia dapur.

Tahap berikutnya mengubah sasis. Kali ini Rico sampai dua kali mengubah konsepnya. Sebab, konsep pertama cafe racer tetapi Rico berubah pikiran karena menginginkan Japs Style. “Ubahan awal pada posisi dudukan sokbreker belakang bagian atas lebih dimajukkan beberapa centimeter, tepatnya sekitar 5 cm. Ubahan ini sontak langsung merubah riding position khas Japs Style yang lebih nyaman untuk daily use,“ lagi-lagi Rico membocorkan rahasia dapurnya.

Ternyata revisi belum selesai sampai di situ. Berikutnya revisi tangki bensin. Karena menurutnya Japs Style wajib merubah bentuk penampung bahan bakar. Sebelumnya tangki standar sudah dibabat lebih pendek, sekarang sudah dirubah dipanjangkan lagi. “Meskipun kapasitas bensin lebih banyak bisa menampung lebih dari 4 liter, model tangki wajib kena revisi, supaya roh Japs Style semakin kuat,“ pungkas pria ramah ini. Hasil memodifikasi Honda CB100 1976 menjadi klimis tapi minimalis. (Maleha/Prob/NM)

Data Modifikasi :
Sokbreker Depan : Yamaha Byson
Ban Depan : Swallow Classic 400 – 17
Ban Belakang : Swallow Classic 450 – 17
Headlamp : Variasi LED
Swing Arm : Replika Ninja 150 RR
Knalpot : SKR Custom Stainless

Rico Wijaya : 085692298844

LEAVE A REPLY

*