Jajal Performa Busi Brisk di Skutik Harian Suzuki NEX II

0
681
Busi Brisk di Skutik Harian Suzuki NEX II
Penggunaan Busi Brisk tipe Copper Racing bikin Suzuki NEX II makin ngacir. Foto: Yusuf Arief

NaikMotor – Busi merupakan salah satu komponen yang punya tugas krusial di bagian mesin. Busi yang baik adalah yang mampu memaksimalkan pembakaran saat kabut bensin dikompresi piston. Bagaimana kinerja busi Brisk di skutik harian Suzuki NEX II? 

Busi juga salah satu komponen yang paling sering diganti dengan produk aftermarket. Tak sedikit pengguna motor yang mengganti busi standar dengan tujuan mendapat percikan lebih api besar dan konstan.

Salah satu busi yang sedang gencar memperkenalkan merek mereka adalah busi Brisk asal Ceko. Penasaran dengan performa busi Brisk di skutik harian Suzuki NEX II.

Busi yang kami pakai ialah busi Brisk tipe Copper Racing. Pemilihan Suzuki NEX II juga lantaran skutik ini diklaim sebagai skutik entry level terbaik milik Suzuki yang lincah, irit dan bersahabat di dompet.

tarikan mesin menjadi galak
Pengalaman 80 tahun di dunia pengapian. Foto: Arib Tsany

Busi Brisk kami pakai di Suzuki NEX II setelah servis perdana 1.000 km. Sengaja baru kami pakai setelah inreyen supaya bisa merasakan perbedaan antara busi bawaan pabrik dan busi baru.

Setelah servis perdana tapi masih pakai busi lama terasa motor lebih enteng, putaran mesin lebih ngacir. Tapi setelah penggantian dengan busi Brisk terasa motor lebih lincah ketimbang sebelumnya.

Apalagi saat meliuk-liuk dalam melibas jalanan macet tarikan mesin menjadi galak, meski terkadang dalam kondisi stop and go kami tergoda melakukan berbagai manuver yang mengasyikkan untuk sekedar menghilangkan rasa jenuh akibat macet panjang.

Body mungil yang dimiliki NEX II makin terasa ringan bagi kami yang berbobot 78 kg dan ini membuat tangan kanan kami menjadi gatel untuk selalu memuntir grip gas agar mendapatkan hentakan yang menggairahkan adrenalin.

Busi Brisk di Skutik Harian Suzuki NEX II
Tarikan mesin menjadi galak. Foto: Yusuf Arief

Pada malam hari saat melintas jalan lurus panjang dari Lebak Bulus ke Ciputat, kami merasakan NEX II lebih bertenaga dan stabil dibanding sebelum menyematkan busi Brisk tipe Copper Racing. Waktu tempuh dari kantor ke rumah pun menjadi lebih cepat beberapa menit dan yang terpenting lagi kunjungan ke pom bensin juga jadi berkurang.

Buat yang baru kenal busi Brisk, merek ini bukan anak baru di dunia pengapian sebab mereka sudah punya pengalaman 80 tahun. Busi Brisk mulai menjalankan bisnis pembuatan spark plug sejak tahun 1935 di kota Tabor, Ceko.

Khusus untuk motor, busi Brisk mengklaim memiliki keunggulan komparatif yang tak dimiliki kompetitor. Salah satunya adalah adanya kandungan silver pada tip elektroda tengahnya, yang membuat daya konduksinya sangat cepat berkisar 66 ms/m.

Hal ini membuat percikan api busi menyala konsisten, sehingga membuat pembakaran mesin menjadi lebih baik. Selain itu, kandungan silver juga membuat pelepasan panas menjadi lebih cepat.

Busi Brisk yang cukup popular ialah tipe Copper Racing. Tipe busi paling standar untuk pemakaian harian dengan keunggulan “open gap” untuk optimalisasi pengapian. Busi tipe ini diklaim memiliki kemampuan setara busi berbahan iridium. (Agl/ NM)

LEAVE A REPLY

*