Debut Italjet Mantra, Sepeda Listrik Performa Tinggi di IIMS 2015

0
351

Garansindo_Italjet_Mantra_IIMS_2015_3
PT Garansindo Technologies membawa Italjet Mantra, sepeda listrik performa tinggi yang khusus diluncurka pertama di dunia di IIMS 2015. Foto: Arif/YA

Jakarta (naikmotor) – Bila sebelumnya PT Garansindo Technologies baru memperkenalkan Italjet Ascot pada Mei lalu, maka pada IIMS 2015, sepeda listrik yang dibawa lebih lengkap termasuk model baru yang pertama di dunia, Mantra.

Italjet yang menyuguhkan inovasi teknologi berkendara ramah lingkungan dengan sentuhan karya handmade bernilai seni menjadi bagian gaya hidup urban masa depan.

“E-bike Italjet, adalah sebuah mindset dari seni berkendara yang seolah-olah mengembalikan anda ke masa lampau, namun tetap memberikan nuansa kekinian secara utuh dalam sentuhan teknologinya,” ujar Rieva Muchsin, President Director, PT Garansindo Technologies.

Karena itulah, dalam IIMS 2015, Garansindo membawa lengkap semua modelnya yakni Asco Sport, Asco Classic, Diablone dan Angel.

Semua varian sepeda elektrik Italjet bermesin listrik yang dilengkapi dengan delapan pengaturan berkendara yang berbeda dan mampu menjelajah 70-100 kilometer dengan kecepatan maksimum 35 km/jam. Baterai yang digunakan Italjet hanya memerlukan waktu isi ulang selama kurang lebih empat jam.

Istimewanya, dalam IIMS 2015, Italjet menampilkan special showcase, Mantra. Mantra merupakan sebuah nama yang penuh dengan sifat psikologis dan kuat akan kekuatan spiritual. Mantra memiliki performa istimewa baik secara tampilan maupun motor penggeraknya.

“Modelnya lebih mengacu gaya sepeda motor, kalau Anda penggemar motor klasik tentu sangat familiar dengan desain boardtrack. Mantra adalah model prototipe yang dirakit khusus untuk IIMS 2015, pertama di dunia,” sebut Massimo Tartarini, CEO Italjet.

Rangkanya terbuat dari aluminium handmade dengan konstruksi khusus berupa suspensi Marzocchi dual shockabsorber di belakang dan single shockabsorber di fork springer depan.

“ Marzocchi yang digunakan di depan biasanya untuk sepeda downhill yang bisa diatur cara kerjanya,” tambah Massimo. Bukan tanpa sebab, karena menurut Massimo rancangan ini disesuaikan dengan kondisi jalanan di Indonesia.

Mantra juga menawarkan spesial desain hub dari Nuvinci yang lebih besar di belakang serta daya jangkau baterai mampu mencapai 200 km.

“ Mantra juga menggunakan model throttle di handle seperti sepeda motor untuk menggerakan motornya selain pedal, berbeda dengan model lainnya. Kecepatannya mencapai 45 km/jam lebih ke kebutuhan torsi,” beber Massimo yang menyukai masakan Indonesia.

Menurut Massimo, Mantra memang dibuat khusus untuk Indonesia mengikuti kebiasaaan berkendara termasuk style yang disukainya, seperti model throttle di handle seperti layaknya sepeda motor untuk melesatkan tenaganya.

Bila yang lain memakai produk kulit Brooks di jok dan ornamen lainnya, maka untuk Mantra, menurut Massimo menggunakan merek Wild Hog, sebuah brand yang biasa menyuplai untuk H-D.

Ban Italjet Mantra juga mengaplikasi model lebih lebar 24 x 4,00 di mana yang lainnya hanya berdimensi 3,50 (Diablone) adan 3,00 (Angel dan Ascot).

Harga Italjet Mantra dibanderol Rp 129 juta, sementara Ascot Classic Rp 51,9 juta, Ascot Sport Rp 55,9 juta, Diablone Rp 47,9 juta dan Angel Rp 45,9 juta. (Afid/Arif/nm)

 

LEAVE A REPLY

*