Rossi Datang Menyapa Faeroz di Hari Terakhir Yamaha VR46 Master Camp

0
61
Yamaha VR46 Master Camp
Valentino Rossi datang menyapa Faeroz d hari ke-5 Yamaha VR46 Master Camp. Foto: Yamaha

NaikMotor – Valentino Rossi datang menyapa Faeroz serta 3 pembalap Asia lain yang ikut program Yamaha VR46 Master Camp. Kedatangan Rossi di hari ke-5 ini merupakan kesempataan langka.

Rossi datang usai makan siang untuk memacu semangat peserta Master Camp. Juara dunia 9 kali itu pun menyalami dan memotivasi mereka, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

“Saya senang sekali bisa bertemu mereka. Program ini menyenangkan dan membuat mereka lebih menikmati dalam mengendarai motor, tetapi memang jadwalnya padat,” kata Rossi.

Yamaha VR46 Master Camp

“Terutama tiga hari pertama yang sudah berlalu sangat cepat dimana mereka bertemu orang-orang baru-staf dan pembalap VR46 Academy dan mengalami banyak pengalaman pada trek yang berbeda, motor dan jenis balapan,” imbuhnya.

“Minggu ini adalah kesempatan bagi mereka untuk belajar dan mencoba banyak hal baru dan itu seharusnya memberi mereka ide tentang pekerjaan dan dedikasi yang diperlukan untuk menjadi rider profesional,” katanya.

“Saya tahu bahwa para siswa telah bekerja keras dan saya pikir mereka sangat menikmatinya. Saya hanya mendengar hal-hal positif dari staf pelatihan, jadi saya sangat senang dengan hasil edisi Master Camp ini. “Sayangnya, para peserta sudah selesai karena telah menyelesaikan hari ke-5, hari terakhir. Tentu saja, mereka sedih untuk pergi dari sini, tetapi saya yakin mereka akan menikmatinya dan akan memiliki banyak kisah untuk diceritakan,” kata Rossi.

Yamaha VR46 Master Camp
Faeroz saat podium juara balap flat-track.

Hari ke-5 diakhiri dengan seremoni kelulusan dalam program Yamaha VR46 Master Camp. Acara berlangsung di markasnya VR46 dan berakhir dengan kunjungan ke kantornya Valentino Rossi.

Faeroz pun merasa sangat bangga dapat bertemu dengan Rossi. Ia berujar nanyak hal yang diperoleh, bukan soal peningkatan teknik balap saja, juga sehubungan mental dan pengendalian diri.

“Saya bangga bahwa saya telah menyelesaikan program dengan baik. Ada banyak pembelajaran yang masih harus dilakukan pada setiap aspek dari apa yang kami lakukan di sini,” pungkas Faeroz.(Rls/nm)

LEAVE A REPLY

*