Motul Indonesia Meluncurkan 3 Varian Pelumas Khusus Skuter Matik

0
70
Motul Indonesia Meluncurkan 3 Varian Pelumas Khusus Skuter Matik
Motul Indonesia meluncurkan 3 varian pelumas khusus skuter matik di Senayan Jakarta. Foto: Afid

NaikMotor – Setelah beroperasi penuh dalam setahun ini PT Perkasa Teknologi Indolube, sebagai APM produk Motul dan subsidiary Motul Asia Pacific. Kini Motul Indonesia meluncurkan 3 varian pelumas khusus skuter matik.

Ketiga pelumas itu yang formulasinya dibuat khusus untuk mesin skutik itu yakni  Motul Scooter Expert LE, Motul Scooter Power LE, dan Motul Scooter Gear, melengkapi pelumas skuter yang telah ada sebelumnya, Motul Scooter LE. Jika Motul Scooter LE (label biru) menggunakan base oil mineral Group 3 (HC-Tech), maka Motul Scooter Expert LE (label hijau) berbahan oli sintetis Technosynthese, sementara Motul Scooter Power LE (label kuning) berbase oil 100% Synthetic. Ketiga pelumas Motul baru untuk skutik dibanderol di kisaran Rp 80 ribuan.

Sedangkan Motul Scooter Gear, memang produk khusus untuk transmisi skuter matik. Pelumas gardan ini memliki properti tahan tekanan tinggi yang terjadi antara gir-gir transmisi hub roda belakang. Oli memiliki viskositas 80W-90, dan dikemas dalam tube 120 ml sesuai kapasitas bak oli tranmisi skuter.

Motul Scooter Expert LE, ditawarkan dalam viskositas 10W-30 dan 10W-40, serta kemasan 800ml dan 1L. Pelumas ditujukan untuk produk maxi scooter. Sementara Motul Scooter Power LE, berviskositas 5W-40 dalam kemasan 800ml dan 1 L. Pelumas ditujukan untuk produk skuter yang mensyaratkan pelumas full sintetis seperti produk Piaggio dan Vespa.

Carlo Savoca, GM Motul Indonesia menyatakan Motul kini tengah menyasar pasar menengah, setelah sebelumnya menyediakan produk kelas premium. “Pasar motor skuter matik Indonesia sangat besar. Untuk itu Motul meracik pelumas khusus skuter matik, sehingga performa mesin akan jauh lebih baik jika dibandingkan pelumas motor biasa,” papar Carlo Savoca saat Motul Indonesia meluncurkan 3 varian pelumas khusus skuter matik itu di Senayan, Jakarta, (10/4/2018). (Afid/nm)

LEAVE A REPLY

*