Ketika Komunitas Yamaha NMax Janggla Community Menjaga Budaya Betawi

1
241
Komunitas Yamaha NMax Janggla Community
Komunitas Yamaha NMax Janggla Community yang mayoritas anggotanya orang Betawi. Foto: istimewa

NaikMotor – Komunitas pengguna skuter matik menengah Yamaha ini sedikit berbeda kekhususannya. Karena Komunitas Yamaha NMax Janggla Community beranggotakan masyarakat Betawi, etnis asli dari Jakarta.

Komunitas Yamaha NMax Janggla Community yang dideklarasikan 5 Agustus 2016, di Pantai Sawarna, Bayah-Lebak, Banten. Meski berwujud komunitas pemotor, tetapi Janggla Community bermisi sebagai masyarakat moderen yang tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya Betawi.

Ketua Komunitas Janggla Sulton Adji yang juga salah satu pendiri menyatakan, “Bersama 2 teman, Oton dan Safar, ingin membentuk komunitas motor, setelah touring bersama ke Puncak dengan Yamaha NMax. Ide bersambut dengan bergabungnya sekitar 70 anggota yang mayoritas orang Betawi. Termasuk tokoh Betawi Jakarta Timur, Haji Romli, SE atau Abah Lie.”

Sulton melanjutkan, penamaan Janggla sendiri memang berasal dari ungkapan bahasa Betawi bagi orang yang sibuk mencari nafkah sehingga jarang pulang. Meski demikian sebagai orang Betawi berbagai kegiatan komunitas pun tak lebih dari kegiatan keseharian dan budaya Betawi itu sendiri yang lekat dengan Agama Islam, dan kegiatan itu wajib diikuti anggotanya. Seperti sunatan massal, dan santunan anak yatim. Di bulan suci Ramadhan tak ketinggilan dengan tadarus Al quran, buka puasa bersama, juga kegiatan sosial lainya.

Sebagai komunitas pemotor tentunya ada juga menu khas, yakni Touring Bareng Keluarga Besar Janggla Puncak Cisarua akhir tahun lalu. Selain untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan, touring bermisi untuk mengasah kemampuan anggota dalam perjalanan jauh, terutama anggota baru. Termasuk juga ujian kesabaran mengantisipasi kemacetan di jalur wisata itu, bahkan melawan kondisi cuaca dingin dan hujan.

“Biar mereka juga bisa merasakan cepek bersama, kehujanan bersama, itu yang bisa menjadikan mereka nantinya bisa kompak, timbul rasa kebersamaan, dan menganggap semua anggota Janggla Community ini bukan hanya sekedar teman. Tapi lebih dari itu bisa menjadi saudara sesama komunitas dan juga hobi,” imbuh Haji Romli yang dianggap penasehat dan juga sesepuh di komunitas Janggla Community.

Di balik itu Komunitas Yamaha NMax Janggla Community cukup lengkap pendukungnya, selain kegiatan religius tiada putus di Sekretariat mereka di bilangan Jl. KRT Radjiman Jakarta Timur. Mereka pun memiliki bengkel rujukan sendiri, baik untuk perawatan rutin maupun modifikasi, yakni ARM Motor di Pulo Jahe, masih sekitar kawasan Pulo Gadung-Pengarengan Jakarta Timur. (Rls/NM)

1 COMMENT

  1. Semangat menjaga budaya melalui komunitas motor sangat membanggakan buat anggotanya, semoga rasa kebersamaan dan solidaritas terjaga terus sampai sepuh, selamat buat JANGGLA CLUB

LEAVE A REPLY

*